Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, September 20, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Kopi, Amankah untuk Wanita Hamil?

Sumber foto: Romper

Topcareer.id – Kafein adalah stimulan yang memberikan dorongan energi, dan membuatmu merasa lebih waspada. Kafein dalam bentuk kopi dan teh dikonsumsi di seluruh dunia, dianggap aman untuk populasi umum.

Tapi, bagaimana dengan ibu hamil, apakah aman konsumsi kafein?

Ya, bagi banyak orang, kafein memiliki efek menguntungkan pada tingkat energi dan fokus. Selain itu, beberapa minuman berkafein menawarkan manfaat kesehatan.

Namun, ingat bahwa kafein juga memiliki efek samping yang negatif, salah satunya adalah menimbulkan risiko selama kehamilan.

Baca juga: Berhenti Minum Kopi? Waspadai Gejala Caffeine Withdrawal

Dikutip dari laman Healthline, kafein adalah stimulan yang ditemukan di berbagai tanaman, termasuk kopi, kakao, dan guarana, yang mungkin memiliki efek positif pada kondisi neurologis, penyakit jantung, penyakit hati, diabetes, dan beberapa jenis kanker.

Namun, kafein yang dipecah lebih lambat selama kehamilan dan dapat melewati plasenta, memasuki aliran darah bayi yang sedang tumbuh, yang kabar buruknya tidak dapat diuraikan.

Meskipun mekanisme pasti belum diketahui, beberapa penelitian telah menghubungkan asupan kafein yang tinggi selama kehamilan dengan berat lahir rendah, hambatan pertumbuhan, keguguran, dan risiko lebih tinggi dari kelebihan berat badan selama masa kanak-kanak.

Namun, hubungan yang tepat dari kafein dengan hasil kehamilan negatif, masih merupakan bidang penelitian aktif, dan efeknya dapat bervariasi secara signifikan antara individu.

Baca juga: Death Wish, Kopi dengan Kafein Terkuat di Dunia. Hingga 200% Lebih Banyak

Mengingat tingkat pengetahuan saat ini, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan wanita hamil mengkonsumsi tidak lebih dari 200 mg kafein dari semua sumber per hari.

Satu cangkir (240 mL) kopi hitam biasa yang diseduh mengandung 96 mg kafein. Oleh karena itu, sebagian besar pedoman merekomendasikan untuk membatasi asupan kopi biasa menjadi sekitar 2 gelas (475 mL) per hari.

Editor: Feby Ferdian

Leave a Reply