Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Tren

Hingga Juni 2020, 50 Investor Masuk Kawasan Industri di Tanah Air

Sumber foto: Merdeka.com

Topcareer.id – Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) mencatat bahwa hingga Juni 2020, ada 50 investor atau perusahaan yang sudah masuk ke kawasan industri Tanah Air.

Ketua Umum HKI yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kawasan Ekonomi, Sanny Iskandar menjelaskan, investor dari luar negeri mendominasi daftar tersebut.

“Dari total 50 investor yang masuk ke kawasan industri sampai Juni 2020 ini, sebanyak 29 investor kategori penanaman modal asing (PMA), dan 21 investor kategori penanaman modal dalam negeri (PMDN),” kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2020).

Baca juga: Menjadi Investor Di Usia Muda? Perhatikan Tips Ini

Lebih lanjut Sanny menjelaskan, 50 investor tersebut masuk ke 17 kawasan industri di Indonesia dengan luas lahan yang mencapai 139,31 hektare. Sebanyak 29 PMA menempati 99,44 hektare lahan dan 21 PMDN menggunakan 44,87 hektare.

Bila dilihat asal negaranya, kata dia, dari 29 investor asing yang masuk ke Indonesia, 10 investor berasal dari Korea Selatan, 7 investor Jepang, 3 investor China, 1 investor Amerika Serikat, dan lain-lain.

Bisnis yang dominan dibuka oleh para investor baru ini tersebar di beberapa sektor mulai dari otomotif dan turunannya. “Kemudian sektor makanan, logistik, kimia, dan industri manufaktur lainnya,” ujar Sanny.

Baca juga: Investasi ORI017 Laris Manis di Kalangan Investor Baru

Sementara itu, Kementerian Perindustrian mencatat, dari sisi jumlah kawasan industri, terjadi peningkatan sebesar 40 persen, sedangkan dari sisi luas meningkat sebesar 16.238,59 hektare. Hingga saat ini, di Indonesia terdapat sebanyak 112 kawasan industri dengan total luas lahan sebesar 52 ribu hektare.

“Sebanyak 27 kawasan industi sedang kami pacu pengembangannya hingga tahun 2024, yang tersebar di berbagai wilayah seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara dan Papua,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Feb)

Leave a Reply