TopCareerID

Ini Faktor Penyebab Kesepian dan Cara Mengatasinya

Topcareer.id – Faktor yang berkontribusi terhadap kesepian termasuk variabel situasional, seperti isolasi fisik, pindah ke lokasi baru, dan putus hubungan, kematian seseorang yang penting juga dapat menyebabkan perasaan kesepian. Selain itu, bisa menjadi gejala gangguan psikologis seperti depresi.

Kesepian juga dapat dikaitkan dengan faktor-faktor internal seperti rendahnya harga diri. Orang-orang yang kurang percaya diri sering percaya bahwa mereka tidak layak diperhatikan atau dianggap oleh orang lain. Ini dapat menyebabkan isolasi diri dan kesepian kronis.

Apa yang disarankan oleh penelitian tentang kesendirian
Para peneliti telah menemukan bahwa tingkat kesepian yang rendah terkait dengan pernikahan, pendapatan yang lebih tinggi, dan status pendidikan yang lebih tinggi. Tingkat kesepian yang tinggi dikaitkan dengan gejala kesehatan fisik, hidup sendiri, jaringan sosial kecil, dan hubungan sosial berkualitas rendah.

Baca Juga: Kesepian Berbahaya Bagi Kesehatan Mental. Ini Penjelasannya

Teman dekat bisa membantu memerangi kesepian
Di Amerika jumlah orang yang tidak memiliki teman dekat telah meningkat tiga kali lipat sejak 1985. Munculnya internet dan media sosial, secara ironis telah menjadi penyebab terbesarnya.

Para ahli percaya bahwa bukan kuantitas interaksi sosial yang memerangi kesepian, tetapi kualitasnya. Memiliki tiga atau empat teman dekat saja sudah cukup untuk menangkal kesepian dan mengurangi konsekuensi kesehatan negatif yang terkait dengan keadaan pikiran ini.

Kesepian bisa menular
Satu studi menunjukkan bahwa kesepian sebenarnya bisa menular. Dalam studi selama 10 tahun, para peneliti memeriksa bagaimana kesepian menyebar di jejaring sosial. Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang dekat dengan seseorang yang mengalami kesepian adalah 52% lebih mungkin untuk menjadi kesepian juga.

Halaman selanjutnya >>>>>>>>>>>>> Tips untuk mencegah dan mengatasi kesepian

Tips untuk mencegah dan mengatasi kesepian

Kesepian bisa diatasi. Memang dibutuhkan upaya sadar dari diri sendiri untuk melakukan perubahan. Dalam jangka panjang, membuat perubahan dapat membuat lebih bahagia, lebih sehat, dan memungkinkan untuk mempengaruhi orang lain di sekitar dengan cara yang positif.

Berikut ini beberapa cara untuk mencegah kesepian:

Pertimbangkan layanan komunitas atau aktivitas lain yang disukai
Situasi ini menghadirkan peluang besar untuk bertemu orang-orang dan memupuk persahabatan baru serta interaksi sosial. Semakin banyak teman maka kemungkinan memiliki tambahan sahabat baru juga terbuka. Ini bisa membantu diri dalam mengatasi kesepian

Harapkan yang terbaik
Orang yang kesepian sering memikirkan penolakan, jadi daripada berpikir tentang penolakan, fokuslah pada pikiran dan sikap positif dalam hubungan sosial.

Baca Juga: Studi: Suka Mandi Terlalu Lama, Bukti Kamu Kesepian

Fokus pada pengembangan hubungan yang berkualitas
Carilah orang-orang yang memiliki kesamaan sikap, minat, dan nilai-nilai dengan kamu. Bersama mereka kamu akan selalu menemukan alasan untuk tidak menyendiri dan terus saling berbagi sehingga kesepian tidak akan menghampirimu

Memahami efek kesepian pada hidup
Ada dampak fisik dan mental untuk kesepian. Pahami bahwa kesepian kronis bisa mengganggu kesehatan mental seperti depresi. Dan untuk kesehatan fisik pun bisa terganggu seperti menjadi kecanduan minuman beralkohol, penggunaan narkoba, fungsi otak yang berubah, alzheimer, antisosial, terkena penyakit kardiovaskular dan stroke, memori otak menurun, stres meningkat, pengambilan keputusan yang buruk, hingga depresi dan bunuh diri.

Ketahuilah bahwa kesepian adalah tanda bahwa sesuatu perlu diubah
Dengan mengetahui hal ini, kamu akan secara otomatis bergerak untuk berubah. Kamu akan merasa perlu lebih aktif lagi dalam melakukan sesuatu untuk menjalin interaksi sosial dan mengubah diri agar tidak kesepian lagi dan terhindar dari efek negatifnya pada kesehatan fisik dan mental.**(RW)

Exit mobile version