Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Rekor Baru Kecepatan Internet Hingga 178 Terabyte Per Detik

Foto Ilustrasi

Topcareer.id – Ilmuwan di London mengklaim telah mencapai kecepatan internet tercepat di dunia, cukup cepat mengunduh seluruh isi library Netflix dalam hitungan detik.

Tim yang dipimpin University College London (UCL) menggunakan amplifier untuk meningkatkan cara cahaya membawa data digital melalui broadband serat optik untuk mencapai rekor 178 terabyte per detik.

Dr. Lidia Galdino, yang memimpin tim peneliti di laboratorium di Bloomsbury, mengatakan “ultra broadband” seperti itu akan mendukung generasi internet berikutnya, mendukung jaringan 5G seluler yang digunakan oleh aplikasi yang haus data seperti mobil tanpa pengemudi dan infrastruktur smart city.

Rekor baru dicapai dengan mentransmisikan data dalam rentang warna yang lebih besar daripada yang biasanya digunakan dalam serat optik untuk meningkatkan bandwidth.

Baca Juga: Belajar Online, Bocah 12 Tahun Jalan 1,6 KM demi Sinyal Internet

Untuk uji kecepatan, Dr. Galdino mengirim bit yang dihasilkan komputer dalam loop serat optik sepanjang 25 mil di sekitar lab Bloomsbury.

Peningkatan kecepatan besar-besaran ini dimungkinkan dengan membangun amplifier khusus untuk meningkatkan kekuatan sinyal, yang akan dibutuhkan setidaknya setiap 25 mil jika digunakan secara komersial.

Itu berarti kecepatan supernya – setara dengan 178 terabyte per detik atau sekitar 2,8 juta kali lebih cepat daripada koneksi broadband rumahan di Inggris yang kecepatan rata-ratanya 64 Mbps.

Dr Galdino mengatakan “Saya berhasil mencapai bandwidth tertinggi yang pernah dikirimkan melalui internet. Saya pikir manfaat sosialnya jelas, internet cepat untuk semua dan ekonomi yang lebih produktif.” Katanya.

“Ini penting karena lalu lintas internet dan data telah meningkat secara eksponensial selama 10 tahun terakhir, tetapi kami telah mencapai batas teoretis. Satu cara lain untuk meningkatkan kapasitas dalam serat optik adalah meningkatkan rentang panjang gelombang dan warna yang dapat kita gunakan, itulah yang telah saya lakukan.” Tambahnya.

Perlombaan global sedang berlangsung untuk membuat jaringan broadband kecepatan ultra tersedia secara komersial. Ini akan mendukung sistem komunikasi generasi berikutnya.

Pada bulan Mei lalu, sebuah tim di Australia menggunakan chip optik “micro-comb” tunggal yang berisi ratusan laser untuk mentransfer data melalui jaringan yang ada di Melbourne mencatat kecepatan 44,2 terabyte per detik.

UCL mengatakan kecepatan barunya begitu hebat sehingga koneksi ini membutuhkan waktu kurang dari satu jam untuk mengunduh data ilmiah dari gambar lubang hitam pertama di dunia di luar angkasa, yang diambil menggunakan jaringan teleskop global, yang perlu disimpan pada setengah ton hard drive komputer.

Dr.Galdino, dosen teknik elektro dan juga rekan peneliti Royal Academy of Engineering, sekarang bekerja untuk meningkatkan jarak pengiriman data super cepatnya ke jarak yang lebih jauh.

Temuan proyek ini bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi Xtera dan KDDI Research, serta telah diterbitkan dalam jurnal IEEE Photonics Technology Letter.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply