Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, October 2, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Di Tengah Pelonggaran Pembatasan, Kanada Laporkan Nol Kematian COVID-19

Topcareer.id – Kanada melaporkan nol kematian COVID-19 dalam 24 jam untuk pertama kalinya sejak 15 Maret 2020, menurut data badan kesehatan masyarakat di sana yang dirilis pada Jumat malam (11/9).

Korban tewas di Kanada akibat pandemi virus corona telah mencapai 9.163 pada 11 September, sama dengan jumlah kematian yang dilaporkan pada 10 September, data pemerintah Kanada menunjukkan. Jumlah kasus positif naik 702 menjadi 135.626 pada 11 September dari hari sebelumnya.

Dengan sebagian besar provinsi melonggarkan pembatasan lockdown dan saat sekolah dibuka kembali untuk kelas tatap muka, infeksi virus di Kanada telah melihat peningkatan ringan dalam beberapa hari terakhir. Pihak berwenang telah siaga tinggi untuk menghindari wabah baru, dan provinsi termasuk British Columbia telah memberlakukan pembatasan baru untuk mengatasi penyebaran virus.

Baca Juga: Thailand Laporkan Nol Kasus Covid-19 selama 100 Hari Berturut-Turut

Namun, situasi di Kanada terlihat relatif sehat dibandingkan dengan tetangganya di bagian selatan. Di seberang perbatasan di Amerika Serikat, lebih dari 190.000 orang telah meninggal karena pandemi dan lebih dari 6,38 juta orang telah terinfeksi.

Pengalaman Kanada menangani SARS, atau sindrom pernapasan akut yang parah, membantu para pejabat kesehatan lebih siap. SARS pernah menewaskan 44 orang di Kanada, satu-satunya negara di luar Asia yang melaporkan kematian akibat wabah itu pada 2002-2003 silam.

Kasus virus corona pertama Kanada yang tercatat terjadi di Toronto, pada 25 Januari 2020. Baik Ontario, provinsi terpadat di negara itu, dan negara tetangga Quebec berubah menjadi hotspot untuk infeksi COVID-19.

Kedua provinsi tersebut berjuang melawan wabah. Kematian COVID-19 pertama Kanada dilaporkan pada 9 Maret 2020 di fasilitas perawatan jangka panjang British Columbia.

Ketika kasus COVID-19 mulai melonjak pada pertengahan Maret, Kanada menutup perbatasan internasionalnya untuk semua warga negara asing dan meningkatkan tes dalam upaya untuk mengisolasi pasien yang terinfeksi.

Namun sayangnya catatan rekor Kanada tanpa adanya kematian akibat COVID-19 hanya bertahan selama dua hari, pada hari Minggu (13/9) Kanada kembali menerima laporan tambahan kematian sebanyak 7 orang.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply