Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, October 21, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Tekan Penyebaran Covid-19 di Transportasi Umum, Kemenhub Luncurkan 2 Aplikasi Ini

Topcareer.id – Untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19 di sarana dan prasarana transportasi, khususnya di wilayah Jabodetabek, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan sistem e-tiketing dan aplikasi Lacak Trans untuk masyarakat pengguna transportasi.

“Dengan penggunaan teknologi ini, kita harapkan dapat mengurangi risiko tertular Covid-19 salah satunya dengan menggunakan sistem E-tiketing dan aplikasi Lacak Trans. Sistem ini harus segera kita terapkan dalam penggunaan angkutan umum,” kata Menhub Budi Karya Sumadi dalam siaran pers, Senin (28/9/2020).

Menhub Budi menjelaskan, di tengah pandemi seperti ini pemerintah dan masyarakat harus bisa beradaptasi dengan tatanan kebiasaan baru yaitu mengoptimalisasikan teknologi. Pasalnya transportasi atau angkutan umum digunakan oleh orang banyak sehingga perlu penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat salah satunya dengan memulai sistem berbasis teknologi.

Baca Juga: Begini Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Transportasi Publik

E-tiketing merupakan sistem elektronik berupa layanan digital yang memiliki tiga fitur utama, yaitu chek in AKAP (Antar Kota Antar Provinsi), Chek in AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) berfungsi untuk mencetak tiket atau boarding pass dan GO SHOW adalah fitur pembelian tiket pada vending machine.

Sedangkan aplikasi Lacak Trans merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk masyarakat pengguna transportasi khususnya di wilayah Jabodetabek untuk memantau risiko penularan Covid-19 baik di daerah mereka berada, di daerah yang akan mereka tuju, di kendaraan yang akan mereka tumpangi, maupun di sepanjang rute jalan yang akan mereka lalui.

“Apabila kita tidak mematuhi protokol kesehatan dengan benar di sarana dan prasarana transportasi umum, tidak menutup kemungkinan adanya penularan akibat perpindahan virus melalui perantara sentuhan benda mati seperti tiket, uang tunai dan bentuk transaksi langsung lainnya,” kata Menhub.

“Sedangkan dengan aplikasi lacak trans mampu memantau risiko penularan Covid 19 di sekitar wilayah kita,” tambah Menhub.

Menhub Budi berpesan agar seluruh jajaran Kementerian Perhubungan juga masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan dengan benar dan tetap optimis menjalani kehidupan di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Karena pada dasarnya transportasi merupakan urat nadi penggerak perekonomian negara.**(RW)

Leave a Reply