Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, October 21, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Face Shield Tak Optimal Tangkal Covid-19 Bila Dipakai Tanpa Masker

Topcareer.id – Meskipun Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) terus menjadikan masker wajah sebagai salah satu rekomendasi utamanya untuk mencegah penularan virus corona, namun beberapa orang beralih ke face shield karena lebih nyaman.

Para ahli medis mengatakan face shield tidak memberikan perlindungan yang memadai dari COVID-19 saat digunakan secara tunggal.

Sebaliknya, para ahli merekomendasikan face shield sebagai suplemen penutup masker wajah, bukan sebagai pengganti masker.

Baca Juga: Tidak Nyaman Pakai Masker Karena Bau Mulut Sendiri? Ini Solusinya

Berikut ini tips agar mendapatkan manfaat maksimal dari face shield dari Dr. Michael B.Edmond, MPH, MPA, MBA, Kepala petugas medis untuk Perawatan Kesehatan Universitas Iowa dan Dr. Joy Henningsen, asisten profesor klinis, Bagian VAMC, di University of Alabama dan Birmingham School of Medicine, mengutip Healthline

Selalu kenakan face shield bersama masker

Henningsen menjelaskan bahwa face shield memberikan manfaat maksimal saat kamu memakainya bersama dengan masker wajah. “masker wajah melindungi orang lain,” katanya. “Altruisme yang Anda tunjukkan dengan memakainya adalah kebaikan bagi orang lain, dan kebaikan itu dikembalikan saat seseorang memakai maskernya untuk Anda. Saat itulah makser saya melindungi Anda, dan masker Anda melindungi saya,” tambahnya.

Pastikan ukuran face shield pas di wajah

“Face shield harus sejajar dagu atau agak di bawah bagian depan,” kata Edmond. Dia juga mengatakan bahwa face shield harus hampir mencapai telinga di samping dan tidak boleh ada celah antara dahi dan bagian depan face shield. Jika tidak, tetesan bisa masuk melalui celah dan mendarat di wajah kamu.”tuturnya.

Bersihkan dan disinfeksi face shield setelah digunakan

Sumber terpercaya CDC menyarankan untuk mengacu pada petunjuk pabrikan face shield, jika tersedia. Jika tidak ada instruksi yang tersedia, disarankan pembersihan face shield dengan deterjen netral dan air hangat untuk menghilangkan kotoran yang terlihat, diikuti dengan membilasnya menggunakan air bersih. Mereka kemudian merekomendasikan untuk mendisinfeksi face shield, sebaiknya dengan larutan berbasis klorin, karena alkohol dapat merusak plastik dan lem seiring waktu. Selain itu klorin dapat menghilangkan sifat antiglare atau antifogging. Bilas kembali dengan air bersih untuk menghilangkan residu. Angin-anginkan atau gunakan handuk kertas bersih untuk menghilangkan kelembapan.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply