Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, October 27, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Capai Rp 331,94 Triliun

Sumber foto: Imperfectly Perfect Mama

Topcareer.id – Realisasi anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terus meningkat. Dari data per 7 Oktober 2020, realisasi PEN tercatat di angka Rp 331,94 triliun, atau 48 persen dari total pagu Rp 695,2 triliun.

“Di September terjadi kenaikan sebesar Rp 315 triliun, dan sampai dengan 7 Oktober juga terjadi kenaikan sebesar 16,46 persen, yaitu Rp 331,94 triliun,” kata Airlangga dalam keterangan persnya, usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Laporan Komite PCPEN, Senin (12/10/2020).

Ia merinci, realisasi terbesar ada di klaster perlindungan sosial, yakni sebesar 78 persen. “Dari segi program perlindungan sosial ini hampir 96 persen bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Menko menambahkan, realisasi di klaster kesehatan mencapai Rp 25 triliun, atau 30 persen dari pagu Rp 87,5 persen. Realisasi pada klaster dukungan UMKM sebesar 73 persen, klaster sektoral K/L dan pemerintah daerah mencapai 26 persen, dan klaster insentif usaha sebesar 23 persen.

“Untuk realisasi Program PEN diperkirakan akan mencapai 99 persen sampai 100 persen di akhir tahun,” kata Airlangga.

Baca juga: Minta Naik Gaji, Pastikan Kamu Sudah Lalui 5 Pencapaian Ini

Di sektor korporasi, lanjut Airlangga, pada program penempatan dana di bank Himbara (Himpunan Bank-bank Negara) dengan alokasi awal Rp 30 triliun, realisasi penyaluran kreditnya sudah mencapai Rp 144,6 triliun. Pemerintah menambahkan fase kedua sebesar Rp 17,5 triliun sehingga totalnya menjadi Rp 47,5 triliun.

“Diharapkan leverage-nya tiga kali, bisa Rp 150 triliun. Jadi dengan demikian, tentu kita juga berharap bahwa kita bisa meningkatkan pengungkit sektor perekonomian non-APBN,” ujar Menko Perekonomian.

Sementara untuk Bank Pembangunan Daerah (BPD), dilakukan penempatan tambahan anggaran sebesar Rp 11,2 triliun dan yang sudah disalurkan adalah Rp 9,89 triliun.

“Akan ditambahkan perencanaan penempatan dana pada dua BPD lain, yaitu pada BPD Sulselbar sebesar Rp 1 triliun dan BPD Kalbar sebesar Rp 500 miliar,” ucap dia.**(Feb)

Leave a Reply