Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, October 27, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

6 Langkah Perusahaan Atasi Mental Karyawan yang Drop Akibat Pandemi

Topcareer.id – Mengingat pandemi COVID-19 yang semakin merajalela, kesehatan mental karyawan telah menjadi masalah kritis di tempat kerja, karena masalah yang timbul darinya dapat menghambat produktivitas.

Untuk alasan ini, memberikan dukungan kesehatan mental kepada karyawan harus menjadi prioritas utama bagi manajemen talen dan HRD di perusahaan.

Banyak karyawan telah terkena dampak negatif karena khawatir dan stres akibat pandemi virus corona tersebut.

Karantina, jarak sosial, dan perintah untuk tetap tinggal di rumah telah menyebabkan banyak orang mengalami isolasi, potongan gaji yang cukup besar, hingga kehilangan pekerjaan, dan kegelisahan yang semuanya terkait dengan hasil kesehatan mental yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Wahai Pengusaha, Ini Manfaat Perhatikan Kesehatan Mental Karyawan Selama Pandemi Covid-19

Baik perusahaan yang tetap berusaha berjalan di tengah pandemi maupun yang sempat tutup dan siap membuka kembali bisnisnya, penting untuk mengembangkan rencana dalam mendukung kesehatan mental para karyawan.

Efek dari pandemi pada karyawan diperkirakan akan terus berlanjut setelah tahap krisis awal. Namun ada sisi positifnya, ini adalah kesempatan bagi perusahaan untuk menunjukkan kepada karyawannya bahwa perusahaan peduli dengan kesehatan mental mereka.

Misalnya, perusahaan dapat menawarkan asuransi kesehatan yang mencakup dukungan kesehatan mental. Atau menawarkan hal berikut ini untuk membantu menjaga kesehatan mental karyawan.

Telemedicine
Memungkinkan karyawan untuk mendapatkan perawatan medis dari jarak jauh daripada melakukan kunjungan langsung. Layanan perawatan jarak jauh sangat penting untuk menjaga jarak sosial dan membatasi penyebaran COVID-19.

Program kesehatan dan kesejahteraan
Menginspirasi hidup sehat, seperti kegiatan manajemen stres, berhenti merokok, kelas yoga atau meditasi, makanan ringan bergizi, kelas kebugaran, penilaian risiko kesehatan, manajemen penyakit dan berat badan, pendidikan kesehatan, dan konseling keuangan.

Tax-advantaged Dependent Care Assistance Program (DCAP)
Untuk karyawan dengan tanggung jawab pengasuhan, seperti perawatan anak atau lansia.

Jam kerja fleksibel
Bantu karyawan mencapai keseimbangan kehidupan kerja dengan misalnya memberi mereka lebih banyak kebebasan atas jadwal kerja mereka dengan membiarkan mereka memilih waktu kedatangan dan keberangkatan mereka.

Paid time off (PTO)
Memberi cuti, ijin sakit, ataupun waktu pribadi yang tetap dibayar (tidak potong gaji) dan dialokasikan secara terpisah untuk masing-masing tujuan tersebut.

Program bantuan karyawan
Sumber daya rahasia yang dirancang untuk mengatasi masalah rumit yang mengganggu kesehatan mental karyawan, seperti perselisihan perkawinan, kesulitan keuangan, stres, kesedihan, gangguan psikologis, dan penyalahgunaan alkohol atau zat terlarang.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply