Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, December 2, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Uber Targetkan Penggunaan Kendaraan Listrik pada Seluruh Armadanya di 2030

Layanan Uber.

Topcareer.id – Perusahaan transportasi online Uber berencana menawarkan tumpangan secara eksklusif dengan kendaraan listrik pada tahun 2030 di kota-kota AS, Kanada, dan Eropa, dan sepenuhnya akan bebas emisi pada tahun 2040.

Saat ini, Uber mengatakan intensitas karbon, yang didefinisikan sebagai emisi yang dihasilkan dari setiap mil kendaraan penumpangnya, 41% lebih tinggi daripada rata-rata kendaraan penumpang lainnya.

Perjalanan Uber memiliki jarak tempuh lebih jauh daripada perjalanan tradisional karena pengemudi harus berkendara terlebih dahulu untuk menjemput penumpangnya.

Sebuah studi tahun 2020 oleh Union of Concerned Scientists menemukan bahwa layanan ridehailing dari Uber menghasilkan emisi 69% lebih banyak daripada perjalanan lain.

“Perubahan iklim tetap menjadi ancaman dan krisis eksistensial yang membutuhkan setiap orang, setiap bisnis dan setiap negara untuk bertindak,” kata CEO Uber Dara Khosrowshahi. “Kami tahu ini akan sulit.”

Transportasi adalah sumber emisi AS terbesar. Saat ini, baru 0,15% perjalanan Uber yang dilakukan dengan kendaraan listrik. Mobil listrik lebih murah untuk dioperasikan daripada kendaraan bertenaga gas, tetapi harganya bisa 50% lebih mahal daripada mobil berbahan bakar bensin untuk dibeli di muka.

Kendaraan listrik merupakan 2,5% dari pasar kendaraan ringan global pada 2019.

Pengumuman Uber terbit hampir tiga bulan setelah saingannya Lyft berjanji untuk hanya menawarkan kendaraan listrik pada tahun 2030.

Infrastruktur pengisian untuk kendaraan listrik juga masih menjadi masalah. Banyak pengemudi tinggal di tempat tinggal multi-unit dan tidak memiliki garasi, menurut Shin-pei Tsay, direktur kebijakan, kota dan transportasi di Uber.

“Menyiapkan infrastruktur pengisian daya publik di lebih banyak lingkungan perumahan adalah sesuatu yang membuat mereka (pengemudi) sangat tertarik saat dibicarakan,” kata Tsay.

Peralihan ke kendaraan listrik akan meningkatkan biaya bagi pengendara Uber, karena mereka akan menutupi sebagian peningkatan biaya dari transisi ke kendaraan listrik.

Uber mengatakan akan mengambil langkah-langkah untuk memudahkan transisi pengemudi ke kendaraan listrik. Di AS dan Kanada, pengemudi dengan kendaraan listrik sekarang menerima tambahan USD 1,50 per perjalanan, kata Uber, dengan USD 0,50 sen datang langsung dari penumpang.

Pengemudi kendaraan hibrida akan menerima tambahan USD 0,50 per perjalanan. Uber juga mengatakan akan bekerja sama dengan produsen mobil untuk memberikan diskon kepada pengemudi kendaraan listrik.

Uber mengatakan dalam sebuah laporan dari Eropa yang dirilis Selasa (8/9), bahwa banyak pengemudi akan menghadapi pengurangan pendapatan yang signifikan, kecuali mereka memiliki akses ke pengisi daya rumah dan subsidi yang benar untuk menutup kesenjangan total biaya dalam memiliki kendaraan listrik.

Uber memperluas fitur yang memungkinkan pengguna untuk meminta tumpangan dengan kendaraan listrik. Uber mengatakan opsi tersebut sudah tersedia di 37 kota Eropa dan akan ada di 60 pasar global pada akhir tahun 2020, termasuk San Francisco, Los Angeles, San Diego, Chicago, Denver, Seattle dan Toronto.

Tujuan Uber untuk menjadi nol emisi pada tahun 2040 datang hampir setahun setelah Amazon membuat janji serupa.

Juli lalu, Apple juga mengumumkan bahwa mereka berencana untuk sepenuhnya bebas karbon pada tahun 2030.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply