Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, November 27, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Menaruh Harapan Tinggi Pada Vaksin, Rusia Tolak Lockdown

Foto Ilustrasi

Topcareer.id – Salah satu dari lima fasilitas umum terbesar di Moskow, Krylatskoye ice palace, kini telah diubah menjadi rumah sakit sementara raksasa karena jumlah kasus Covid-19 mencapai rekor tertinggi harian.

Kremlin menilai penularan berada pada level “mengkhawatirkan.” Hampir 21.000 kasus baru diumumkan di Rusia pada hari Selasa (10/11) fasilitas kesehatan di beberapa daerah “kelebihan beban”.

Kendati situasi tidak stabil, Rusia tetap menolak lockdown total nasional karena ingin melindungi ekonomi dan tetap optimis bahwa pesaing Rusia untuk vaksin Covid-19 dapat membantu memetakan jalan keluar dari krisis ini.

Baca Juga: Pfizer Umumkan Vaksin Covid-19 Miliknya Efektif Lebih dari 90%

Namun, pada Selasa (10/11) walikota Moskow mengumumkan pembatasan baru, termasuk jam malam pukul 23:00 di bar dan restoran.

Masker sekarang wajib dikenakan di ruang publik
Badan pengawas kesehatan Rusia baru-baru ini mewajibkan pemakaian masker di semua ruang publik, dan diberlakukan dengan denda, tetapi sebagian besar keputusan dalam menghadapi pandemi lainnya diserahkan kepada gubernur regional.

Selain menutup bar dan klub lebih awal, Walikota Moskow Sergei Sobyanin telah memindahkan siswa ke sekolah online dan mengurangi acara budaya serta olahraga selama dua bulan ke depan.

Apakah program vaksin massal sudah dekat?
Sementara itu, banyak pembicaraan tentang Sputnik V, salah satu dari beberapa vaksin Covid-19 Rusia yang sedang dikembangkan.

Ketika Pfizer mengumumkan pada hari Senin (9/11) bahwa vaksinnya sendiri lebih dari 90% efektif, kementerian kesehatan Rusia segera menyatakan hal yang sama untuk Sputnik, meskipun masih di tengah uji coba massal.

Kementerian juga mengatakan bahwa klinik akan segera menerima pengiriman “skala industri” pertama mereka untuk Sputnik V. Hal ini menunjukkan bahwa program vaksinasi massal sudah dekat.

Satu klinik di Moskow selatan sudah memiliki rak berisi botol kecil yang disimpan di lemari pendingin besar. Tim di sana telah memberikan sekitar 50 suntikan sehari kepada 40.000 sukarelawan yang terdaftar dalam uji coba.

Meskipun dihadapkan setiap hari dengan konsekuensi virus corona, dokter dan tim kesehatan juga tidak mendorong lockdown total.

Menurut mereka, warga Rusia tidak perlu tindakan yang lebih keras, tetapi setiap orang harus bertindak secara bertanggung jawab terhadap kesehatan, dan mereka percaya vaksinlah yang akan membantu Rusia mengalahkan krisis ini pada akhirnya.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply