Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, December 4, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Tips Menyusui Bayi dengan Aman selama Pandemi COVID-19

Ilustrasi Bayi. Sumber foto: smartparents.sg

Topcareer.id – Jika kamu seorang ibu atau sedang hamil, wajar jika kamu bertanya-tanya tentang apa yang paling aman bagi bayi kamu selama pandemi virus corona.

Banyak sekali bukti yang mendukung pemberian ASI. Kontak kulit-ke-kulit dan pemberian ASI eksklusif sejak dini membantu bayi berkembang, dan tidak ada alasan untuk menghentikan memberi ASI di tengah wabah COVID-19.

Hingga saat ini, penularan aktif COVID-19 melalui ASI dan menyusui belum terdeteksi. Berikut ini beberapa jawaban atas pertanyaan umum dari para ibu dan calon ibu untuk membantu memberikan pengetahuan teraman bagi kamu dan bayimu.

  • Haruskah menyusui selama pandemi?
    Harus. ASI menyediakan antibodi yang memberi bayi kesehatan dan melindungi mereka dari berbagai infeksi. Antibodi dan faktor bioaktif dalam ASI dapat melawan infeksi COVID-19.
  • Bisakah menularkan COVID-19 kepada bayi dengan menyusui?
    Hingga saat ini, penularan aktif COVID-19 melalui ASI dan menyusui belum terdeteksi, meskipun para peneliti masih terus melakukan pengujian. Sehingga menyusui bayi tetap dianjurkan.
  • Haruskah menyusui jika mengidap COVID-19?
    Ya, tetap lanjutkan menyusui dengan tindakan pencegahan yang tepat. Ini termasuk memakai masker jika tersedia, mencuci tangan dengan sabun dan air atau dengan antiseptik berbasis alkohol sebelum dan sesudah menyentuh bayi, dan secara rutin membersihkan dan mendisinfeksi permukaan yang kamu sentuh. Dada hanya perlu dibasuh jika baru saja batuk. Jika tidak, dada atau payudara tidak perlu dicuci sebelum menyusui.
  • Apa yang harus dilakukan jika tidak enak badan untuk menyusui?
    Jika kamu merasa terlalu mual untuk menyusui, cobalah mencari cara lain untuk memberikan ASI dengan aman kepada bayi kamu. Cobalah memeras susu dan berikan kepada anak melalui cangkir atau sendok bersih. Kamu juga dapat mempertimbangkan ASI donor jika tersedia. Bicaralah dengan konselor menyusui atau profesional perawatan kesehatan tentang pilihan yang tersedia.
  • Haruskah menyusui jika anak sakit?
    Lanjutkan menyusui anak jika dia sakit. Baik si kecil terjangkit COVID-19 atau penyakit lain, penting untuk terus memberinya makan dengan ASI. Menyusui meningkatkan sistem kekebalan bayi dan antibodi kamu akan diteruskan kepadanya melalui ASI, ini membantunya melawan infeksi.
  • Tindakan pencegahan apa yang harus diambil saat menyusui?
    Pastikan untuk mengikuti pedoman mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menyentuh bayi. Kamu juga dapat menggunakan antiseptik berbahan dasar alkohol jika sulit mendapatkan air.**(Feb)
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply