Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, November 24, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Setujukah Masyarakat Akan Temuan Vaksin Covid?

Topcareer.id – Saat ini vaksin Covid-19 tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Ada yang pro, namun ada juga yang kontra karena masih meragukan kegunaan dan keamanan dari vaksin itu sendiri.

Untuk itu, Kementerian Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dengan dukungan UNICEF dan WHO melakukan survei nasional tentang penerimaan vaksin Covid-19.

Dalam survei tersebut, ditemukan tiga perempat dari 115.000 orang, responden menyatakan telah mendengar tentang vaksin Covid-19 dan hanya dua pertiga responden yang bersedia menerima vaksin Covid-19.

“Pada kelompok masyarakat dengan informasi yang lebih banyak seputar vaksin cenderung akan menerima pemberian vaksin Covid-19. Hal yang sama juga terjadi pada responden dengan kepemilikan asuransi kesehatan. Ini menegaskan bahwa saat ini masih dibutuhkan informasi yang akurat tentang vaksin Covid-19,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi di Jakarta (17/11/2020).

Baca juga: Fantastis, Biaya Pengobatan Pasien Covid-19 Sekitar Rp 184 Juta

Meskipun demikian, terdapat 7% responden yang menolak akan keberadaan vaksin. Alasannya pun beragam, mulai dari segi keamanan, efektivitas, serta kehalalan vaksin.

Lebih lanjut, Oscar mengatakan untuk mematikan keraguan di masyarakat, pemerintah telah membentuk tim gabungan yang terdiri dari berbagai kementerian dan lembaga untuk mengawasi langsung perkembangan vaksin ke negara yang menjadi produsen vaksin.

Selain itu, menurut Perwakilan UNICEF, Debora Comini menyebutkan hasil survei ini akan digunakan untuk mengembangkan strategi vaksinasi Covid-19 yang efektif, termasuk pendekatan komunikasi khusus yang memastikan bahwa seluruh masyarakat memiliki akses ke informasi yang akurat tentang keamanan dan efektivitas vaksin.

“Temuan dari survei ini menggembirakan dan akan membantu kami membangun kebijakan yang tepat untuk vaksinasi Covid-19. Namun vaksin saja tidak akan mengakhiri pandemi. Kita juga perlu terus memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik jika ingin keluar dari krisis ini dalam posisi yang lebih kuat dari sebelumnya.” pungkas Debora.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply