Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, January 24, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

3 Vitamin Terbaik untuk Tingkatkan Kekebalan Tubuh di Masa Pandemi

Vitamin C

Topcareer.id – Mengkonsumsi makanan bergizi yang kaya vitamin tertentu dapat membantu sistem kekebalan tubuh kamu dalam melawan penyakit khususnya di masa pandemi virus corona saat ini.

Menurut ahli diet terdaftar Julia Zumpano, RD, LD, berikut ini vitamin terbaik bagi sistem imun yang bisa kamu dapatkan dalam makanan untuk membantumu tetap sehat.

Vitamin C

Vitamin C (pixabay)


Merupakan salah satu penguat sistem kekebalan terbesar. Kekurangan vitamin C bisa membuat kamu lebih rentan sakit. Makanan yang kaya vitamin C termasuk jeruk, jeruk bali, jeruk keprok, stroberi, paprika, bayam, kangkung, dan brokoli. Asupan vitamin C harian sangat penting untuk kesehatan yang baik karena tubuh tidak memproduksi atau menyimpannya. Kabar baiknya adalah vitamin C terkandung dalam banyak makanan sehingga kebanyakan orang tidak perlu mengonsumsi suplemen vitamin C kecuali jika disarankan oleh dokter.

Vitamin B6

Vitamin B (pixabay)


Sangat penting untuk mendukung reaksi biokimia dalam sistem kekebalan tubuh. Makanan kaya vitamin B6 termasuk ayam dan ikan air dingin seperti salmon dan tuna. Vitamin B6 juga bisa ditemukan dalam sayuran hijau dan buncis.

Vitamin E

Vitamin E (pixabay)


Vitamin E adalah antioksidan kuat yang membantu tubuh melawan infeksi. Makanan yang kaya vitamin E antara lain kacang-kacangan, biji-bijian, dan bayam.

Bisakah suplemen membantu kekebalan tubuhmu?

Meskipun vitamin dan suplemen dapat membantu mengisi kekosongan dalam makanan kamu, cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi penting adalah mendapatkannya langsung dari makanan.

Tubuh kamu menyerap dan menggunakan vitamin serta nutrisi dengan lebih baik jika berasal dari sumber makanan alami. Jika berupa vitamin atau suplemen, sering kali dipertanyakan seberapa banyak yang sebenarnya tubuh kamu akan dapatkan.

Karena suplemen diatur sebagai makanan, bukan sebagai obat, Food and Drug Administration (FDA) tidak mengevaluasi kualitas suplemen atau menilai efeknya pada tubuh.

Beberapa suplemen mungkin memiliki efek samping, terutama jika dikonsumsi sebelum operasi atau dengan obat lain. Suplemen juga dapat menimbulkan masalah jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Sangat penting untuk menghindari konsumsi suplemen vitamin E. Tidak hanya ada sedikit penelitian klinis yang menunjukkan bahwa suplemen vitamin E bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga berbahaya dalam beberapa situasi.

Untuk alasan ini, para ahli mengatakan bahwa yang terbaik adalah mendapatkan vitamin melalui makanan daripada suplemen.

“Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan Anda jika Anda berpikir untuk mengonsumsi suplemen makanan,” kata Zumpano.

Tetap terhidrasi juga dapat meningkatkan kesehatan kekebalan tubuhmu juga. Air mineral membantu tubuh kamu menghasilkan getah bening, yang akan membawa sel darah putih dan sel sistem kekebalan lainnya.

Usahakan untuk menghindari minuman yang bisa membuatmu dehidrasi seperti kopi. Kamu bisa mencoba makan makanan yang lebih menghidrasi, seperti mentimun atau semangka.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply