Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, April 11, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Masih Lebih Rendah Dibanding Kasus Global

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo (Dok.Satgas Covid-19)

Topcareer.id – Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyampaikan, membandingkan kasus Indonesia dengan global saat ini, maka terjadi selisih 15,56% kasus aktif Indonesia dengan dunia. Kasus aktif Indonesia sebesar 12,78%, sementara kasus aktif dunia 28,43%.

Menurutnya, dari penurunan rata-rata kasus aktif dan peningkatan angka kesembuhan, menandakan upaya pengendalian COVID-19 yang dilakukan pemerintah berjalan cukup baik.

Melihat angka kesembuhan di Indonesia dibandingkan dengan angka kesembuhan global selisihnya sudah mencapai 14,83 persen.

“Suatu selisih yang sangat tinggi sekali, yaitu di negara kita 84,03% sedangkan angka kesembuhan global 69,20 persen. Prestasi ini tentunya harus kita jaga dan kita pertahankan,” kata Doni dalam siaran pers, Senin (23/11/2020).

Baca Juga: Pelacakan Dini Pasien Covid-19 Bisa Memperkecil Risiko Kematian

Doni menambahkan, angka kematian akibat COVID-19, juga mengalami penurunan. Angka kematian di Indonesia masih berada di atas angka kematian global, tetapi ini pun mengalami penurunan.

“Beberapa pekan terakhir angka kematian berada pada posisi 3,3%, pada hari Minggu (22/11/2020) kemarin sudah turun menjadi 3,19%,” imbuhnya.

Namun, Kepala BNPB ini juga memberikan catatan terkait penambahan kasus yang terjadi di sejumlah daerah. Di Ibu Kota negara (Provinsi DKI Jakarta) mencapai kasus yang relatif lebih tinggi dibandingkan waktu-waktu sebelumnya, dua hari yang lalu kasus mencapai 1.579 dan kemarin 1.300-an.

Sejumlah rumah sakit di Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah mengalami peningkatan di atas 70% untuk ruang ICU, sedangkan di Jakarta angka keterisian ruang ICU mencapai 69,5%.

“Sejumlah kasus yang ikut menambah terjadinya kasus selama libur panjang yang lalu adalah kegiatan-kegiatan kerumunan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, terutama di wilayah Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, di wilayah Kelurahan Petamburan dan juga wilayah Slipi, kemudian juga Tebet Timur serta Megamendung,” jelas Doni.

Untuk itu, Doni meminta kepada seluruh masyarakat yang ikut dalam aktivitas tersebut agar secara sukarela bersedia untuk melakukan swab test yang telah disiapkan oleh pemerintah.**(RW)

Leave a Reply