Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, April 11, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Tren Wisata di Masa Covid-19 Masih Populer pada 2021, Apa Saja?

Topcareer.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memprediksi tren wisata di masa COVID-19 akan berlangsung pada 2021, bahkan sampai pascapandemi. Tren wisata yang dimaksud, yakni wisata domestik dan wisata alam.

Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf, Wawan Rusiawan mengatakan bahwa pada 2021 masyarakat masih akan cenderung memilih destinasi wisata domestik dibandingkan wisata luar negeri. Tak hanya itu, masyarakat pun akan cenderung memilih wisata alam untuk tujuan destinasi wisatanya.

“Tren wisata di masa COVID-19 yang dapat dikatakan masih berlangsung pada 2021, yang pertama adalah masyarakat masih memilih tujuan wisata domestik. Kemudian juga kita lihat wisata alam menjadi populer,” kata Wawan Rusiawan dalam keterangan persnya, Selasa (24/11/2020).

Baca Juga: Optimis Wabah Corona Berlalu, Industri Pariwisata Diminta Siapkan Paket Liburan Akhir Tahun

Wawan menyampaikan, Kemenparekraf akan memberikan fokus dominan untuk membenahi destinasi wisata domestik khususnya wisata alam. Ini yang akan menjadi primadona di tahun 2021 hingga pascapandemi COVID-19.

“Kita ke depan harus mencari cara-cara baru bagaimana pariwisata di Indonesia bisa lebih menarik dan berkembang,” ujar Wawan.

Di masa pandemi prioritas wisatawan pun bergeser pada prioritas protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental Sustainability) menjadi faktor penting dalam proses pengambilan keputusan memilih destinasi yang bakal dikunjungi wisatawan.

Menurutnya, lewat protokol kesehatan berbasis CHSE membuat wisatawan selektif bagaimana memilih destinasi yang aman untuk mereka kunjungi.

Head of Strategic Partnership Traveloka Accommodation, Louis Alfonso, mengatakan pada masa pandemi COVID-19, wisatawan cenderung lebih mementingkan destinasi wisata dengan standar protokol kesehatan dibandingkan promo yang disediakan oleh para pelaku usaha parekraf.

“Masyarakat sangat mementingkan kebersihan dan kesehatan untuk berwisata di masa pandemi COVID-19, diskon nomor dua,” ucap Louis.

Lebih lanjut Louis mengatakan terlihat dalam riwayat pencarian di Traveloka, sudah terlihat adanya peningkatan animo masyarakat untuk berlibur pada akhir tahun hingga awal 2021.

“Pada Februari 2021 juga diproyeksikan terlihat ada peningkatan, dengan data seperti ini terlihat ada sinyal positif yang kita harapkan nanti bisa ada berita baik juga seiring vaksin yang sudah diproduksi secara massal, sehingga bisa membantu lebih lanjut mendorong kinerja pariwisata di Indonesia,” kata Louis. **(RW)

Leave a Reply