Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, April 11, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Hati-Hati, Instansi Pendidikan Bisa Jadi Klaster Penularan Covid-19

Ilustrasi: Wokandapix/Pixabay

Topcareer.id – Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB), maka per Januari 2021, pemerintah daerah diberi izin untuk membuka sekolah tatap muka. Namun, kondisi yang masih dalam masa pandemi ini, instansi pendidikan bisa menjadi salah satu klaster penularan Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa terkait dengan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di masa pandemi, yang perlu diingat, yakni keselamatan siswa adalah yang utama dan harus terus dimonitor.

Menurutnya, kegiatan belajar mengajar tatap muka yang akan dimulai tahun depan ini, tidak berarti kegiatan belajar mengajar akan berlangsung seperti sedia kala.

“Perlu diingat, instansi pendidikan dapat menjadi salah satu klaster penularan Covid-19 apabila tidak berpedoman pada protokol kesehatan,” tegas Wiku dalam memberikan keterangan persnya, Selasa (24/11/2020).

Ia meminta pihak sekolah maupun tenaga pengajar dan peserta didik, untuk tidak pernah lalai dengan protokol kesehatan, 3 M yang utama tentunya.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Dimulai 2021, Kemenkes Kuatkan Peran Puskesmas

Terus disiplin dalam menjaga jarak, salah satunya dengan pembuatan jadwal masuk, pembatasan kapasitas kelas, meniadakan kegiatan sekolah yang berpotensi menimbulkan kerumunan, disiplin memakai masker dan tidak pernah lupa untuk mencuci tangan baik sebelum dan sesudah berkegiatan.

Pada intinya Wiku menekankan, seluruh upaya yang sedang dilakukan saat ini adalah adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif aman Covid-19, yang dilakukan secara prinsip bertahap. Tahapannya, dari prakondisi, timing , prioritas, koordinasi pusat dan daerah, dan monitoring evaluasi.

Ia menyampaikan, baiknya sebelum implementasi kegiatan belajar tatap muka dilakukan, perlu adanya simulasi terlebih dahulu. Masih ada waktu sekitar 1,5 bulan lagi yang dapat menjadi momentum berlatih.

Menurutnya, semua simulasi serta pembukaan yang bertahap ini akan berhasil dilaksanakan jika sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan lintas kementerian/lembaga terjalin dengan baik.

“Mari kita menyongsong matahari yang bersinar di tahun 2021, untuk kehidupan yang produktif dan aman Covid-19,” ucap Wiku.**(Feb)

Leave a Reply