Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juni 19, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

20 Peringkat Negara Terbaik Hingga Terburuk Atasi Virus Corona. Indonesia Peringkat Berapa?

Perdana MenteriNew Zealand Jacinda Ardern. (dok. Newtimes)

Topcareer.id – Pandemi Covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia, hal itu menantang prakonsepsi tentang tempat mana yang paling baik mengatasi krisis kesehatan masyarakat dan terburuk dalam satu generasi.

Negara-negara ekonomi maju seperti AS dan Inggris, yang dianggap paling siap menghadapi pandemi, justru telah berulang kali kewalahan oleh kasus infeksi dan menghadapi kembalinya lockdown yang harus dibayar mahal.

Sementara itu, negara-negara lain, bahkan negara berkembang telah melewati ekspektasi. Bloomberg menghitung angka-angka untuk menentukan tempat terbaik di era virus corona dengan mempertimbangkan di mana virus telah ditangani paling efektif dengan gangguan paling sedikit terhadap bisnis dan masyarakat.

Baca Juga: New Zealand Tuai Pujian Atas Pencapaiannya 100 Hari Bebas COVID-19

Kapasitas sistem perawatan kesehatan lokal, dampak pembatasan terkait virus seperti penguncian terhadap ekonomi, dan kebebasan bergerak warga juga diperhitungkan.

Hasilnya adalah skor keseluruhan yang merupakan cuplikan dari bagaimana pandemi terjadi di seluruh dunia sekarang. Peringkat akan berubah ketika negara-negara mengubah strategi mereka dalam menghadapi COVID-19.

Berikut ini 20 peringkat negara mulai dari tempat terbaik hingga terburuk di era pandemi versi Bloomberg:

1) New Zealand
Skor ketahanan: 85,4
Tingkat kematian per bulan: 0%
Tingkat tes positif: 0%
Akses untuk vaksin: Kurang

2) Jepang
Skor ketahanan: 85
Tingkat kematian per bulan: 0,06%
Tingkat tes positif: 8,1%
Akses untuk vaksin: Baik

3) Taiwan
Skor ketahanan: 82,9
Tingkat kematian per bulan: 0%
Tingkat tes positif: 1,2%
Akses untuk vaksin: Sangat kurang

4) Korea Selatan
Skor ketahanan: 82,3
Tingkat kematian per bulan: 1%
Tingkat tes positif: 2%
Akses untuk vaksin: Kurang

5) Finlandia
Skor ketahanan: 82
Tingkat kematian per bulan: 0,3%
Tingkat tes positif: 1,9%
Akses untuk vaksin: Sedang

6) Norwegia
Skor ketahanan: 81,6
Tingkat kematian per bulan: 0,2%
Tingkat tes positif: 3,1%
Akses untuk vaksin: Sedang

7) Australia
Skor ketahanan: 81,2
Tingkat kematian per bulan: 0,6%
Tingkat tes positif: 0%
Akses untuk vaksin: Sedang

8) China
Skor ketahanan: 80,6
Tingkat kematian per bulan: 0%
Tingkat tes positif: 0,1%
Akses untuk vaksin: Sangat baik

9) Denmark
Skor ketahanan: 77
Tingkat kematian per bulan: 0,3%
Tingkat tes positif: 1,8%
Akses untuk vaksin: Sedang

10) Vietnam
Skor ketahanan: 74,3
Tingkat kematian per bulan: 0%
Tingkat tes positif: 0,1%
Akses untuk vaksin: Sangat kurang

11) Singapura
Skor ketahanan: 74,2
Tingkat kematian per bulan: 0%
Tingkat tes positif: 0%
Akses untuk vaksin: Sangat kurang

12) Hong Kong
Skor ketahanan: 73,6
Tingkat kematian per bulan: 0,9%
Tingkat tes positif: 0,1%
Akses untuk vaksin: Sangat kurang

13) Canada
Skor ketahanan: 73,2
Tingkat kematian per bulan: 1,3%
Tingkat tes positif: 6,7%
Akses untuk vaksin: Sangat baik

14) Jerman
Skor ketahanan: 71,2
Tingkat kematian per bulan: 0,8%
Tingkat tes positif: 9,5%
Akses untuk vaksin: Sedang

15) Thailand
Skor ketahanan: 70,2
Tingkat kematian per bulan: 0,5%
Tingkat tes positif: 0,2%
Akses untuk vaksin: Sangat kurang

16) Swedia
Skor ketahanan: 68,7
Tingkat kematian per bulan: 0,5%
Tingkat tes positif: 12,6%
Akses untuk vaksin: Sedang

17) Uni Emirat Arab
Skor ketahanan: 67,5
Tingkat kematian per bulan: 0,2%
Tingkat tes positif: 1,1%
Akses untuk vaksin: Sangat kurang

18) Amerika Serikat
Skor ketahanan: 66,5
Tingkat kematian per bulan: 0,9%
Tingkat tes positif: 14%
Akses untuk vaksin: Sangat baik

19) Indonesia
Skor ketahanan: 66,1
Tingkat kematian per bulan: 2,4%
Tingkat tes positif: 12,5%
Akses untuk vaksin: Baik

20) Irlandia
Skor ketahanan: 65,1
Tingkat kematian per bulan: 1%
Tingkat tes positif: 3,7%
Akses untuk vaksin: Sedang

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan