Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, January 22, 2021
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Bolehkah Hilangkan Pekerjaan Pada Resume?

Topcareer.id – Hal penting untuk diingat saat menyusun riwayat kerja pada resume adalah bahwa calon pemberi kerja ingin melihat pengalaman kerjamu yang relevan. Jadi, kamu bisa menghilangkan “pekerjaan” dalam poin riwayat kerjamu jika memang tidak relevan.

Kapan harus menghilangkan pekerjaan dari resume?

Tidak setiap pekerjaan yang kamu miliki akan membantumu mendapatkan pekerjaan berikutnya.

“Setelah lulus kuliah,” tulis Sean Joyner di Archinect, sebuah sumber online untuk arsitek.

“Saya memiliki banyak pengalaman kerja dibandingkan dengan kebanyakan rekan saya. Ketika saya berumur empat belas tahun, saya mulai bekerja di Six Flags Magic Mountain. Ketika saya berusia delapan belas tahun, saya mulai bekerja di Home Depot.”

Tapi, ada satu masalah. Pengalaman itu mungkin tidak membantu ketika melamar pekerjaan tetap setelah kuliah. “Seorang mentor membantu saya melihat bagaimana kehadiran pekerjaan non-arsitektur di resume saya mengurangi nilai yang saya rasakan bagi pemberi kerja,” kata dia mengutip The Ladders.

Sebelum memasukkan pengalaman kerja yang mungkin berada di luar industri yang kamu targetkan, tanyakan pada dirimu apakah pekerjaan itu menambahkan relevansi ke resume. Terutama jika kamu memiliki pengalaman kerja terkait lainnya untuk dicantumkan, pertimbangkan untuk menghilangkan pengalaman yang tidak relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar.

Joyner mencatat bahwa dia masih berbicara tentang pengalaman non-arsitekturnya dalam wawancara jika diperlukan.

Baca juga: Satu Kebohongan Resume yang Paling Bahaya Menurut Perekrut

Bagaimana jika itu pekerjaan pertamamu?

Jika kamu tidak memiliki banyak pengalaman kerja, mungkin tergoda untuk memasukkan pekerjaan yang tidak relevan hanya untuk mengisi ruang di resume dengan pekerjaan yang konsisten.

Dalam beberapa kasus, ada manfaatnya memasukkan jenis pekerjaan ini. Ini menunjukkan bahwa kamu telah memegang pekerjaan dan cukup bertanggung jawab untuk memberikan nilai sebagai imbalan atas gaji.

Tapi, pertimbangkan untuk menyoroti peluang volunteer atau magang yang lebih terkait erat dengan pekerjaan yang kamu lamar.

Misalnya, anggaplah kamu akan mengejar pekerjaan pertama yang berhubungan dengan ilmu komputer setelah lulus kuliah. Apakah kamu ambil magang seputar coding dan komputer? Jika demikian, gunakan itu di resume untuk pekerjaan komputer fulltime pertamamu.

Atau, apakah kamu merelakan waktumu untuk memperbaiki komputer di kantor ayahmu? Sekali lagi, pertimbangkan untuk menyoroti pengalaman itu daripada pekerjaan paruh waktumu di toko es krim karena itu berhubungan lebih dekat dengan pekerjaan targetmu.

Semua pengalaman itu penting untuk pekerjaan pertamamu. Gunakan di resume jika kamu belum memiliki riwayat kerja penuh waktu yang relevan.**(Feb)

Leave a Reply