Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juni 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Pekerja Pabrik Apple di India Rusuh Akibatkan Kerugian hingga Rp 100 Miliar

Karyawan Apple diminta ngantor pada September.Dok. Billboard

Topcareer.id – Pekerja di pabrik pemasok Apple di India yang marah dilaporkan telah menyebabkan kerusakan hingga jutaan dolar. Mereka memprotes kondisi tenaga kerja yang buruk selama akhir pekan.

Ribuan pekerja kontrak muncul di pabrik iPhone yang dijalankan oleh produsen yang berbasis di Taiwan, Wistron, menuntut upah yang belum dibayar dan jam kerja yang lebih baik pada hari Sabtu.

Demonstrasi berubah menjadi kekerasan setelah polisi tiba, para pekerja memecahkan jendela, merusak mobil dan membakar setidaknya satu kali.

Wistron menuduh dalam laporan polisi bahwa para demonstran menjarah laptop dan smartphone Apple, menghancurkan mobil dan kereta golf, serta menghancurkan peralatan kantor lainnya.

Dalam sebuah pernyataan kepada bursa saham Taiwan, Wistron memperkirakan bahwa para pengunjuk rasa menyebabkan kerusakan hingga USD 7,1 juta atau sekitar Rp 100 miliar.

Ternyata gudang pabrik dan fasilitas produksi utama tidak rusak separah yang dilaporkan media lokal, kata perusahaan itu, seraya menambahkan bahwa pihaknya sedang bekerja untuk menghidupkan dan menjalankan pabrik kembali.

“Perusahaan telah bekerja sama dengan pihak berwenang terkait dan penyidikan polisi serta terus melakukan negosiasi dengan perusahaan asuransi,” kata Wistron.

Protes tersebut mendorong Apple untuk melakukan penyelidikannya sendiri tentang apakah Wistron melanggar pedoman pemasok di pabrik di pinggiran Bengaluru, pusat teknologi India.

Titan Silicon Valley itu mengatakan bahwa mereka telah mengirim staf dan auditor ke situs tersebut sambil bekerja sama dengan penyelidikan polisi, Senin (14/12).

Meskipun ada gejolak kerusuhan, saham Apple tetap beranjak naik sekitar 3 persen.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan