Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, January 26, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Ini Negara-Negara yang Laporkan Kasus Varian Baru COVID-19 (Bagian 2)

Ilustrasi virus corona COVID-19. (pexels)

Topcareer.id – Tak hanya dua, tiga varian baru COVID-19 telah terdeteksi dalam beberapa pekan terakhir yang menyebabkan peningkatan kewaspadaan di seluruh dunia apalagi varian yang ditemukan di Inggris lebih mudah menular hingga 70%.

Varian baru pertama kali dilaporkan di Inggris Raya pada 14 Desember. Dinamakan VUI-202012/01 (Varian pertama yang sedang diselidiki pada Desember 2020), diperkirakan pertama kali muncul pada pertengahan September.

Kemudian minggu lalu, Afrika Selatan melaporkan strain baru lainnya yang tampaknya telah bermutasi lebih jauh dari varian Inggris. Dikenal sebagai 501.V2.  Pada 24 Desember, kepala badan pengawas penyakit Afrika mengatakan jenis COVID-19 lain, yang dikenal sebagai P681H diidentifikasi di Nigeria.

Ini adalah garis keturunan yang terpisah dari mutasi lainnya tetapi tampaknya tidak menyebar secepat dua varian baru lainnya. Mengutip Al Jazeera, di bawah ini adalah daftar negara yang sejauh ini melaporkan kasus strain baru virus corona.

Belanda

Pada 22 Desember, Menteri Kesehatan Belanda Hugo de Jonge mengatakan varian baru yang diidentifikasi di Inggris ditemukan dalam dua kasus di daerah Amsterdam.

Nigeria

Pada 24 Desember, kepala badan pengontrol penyakit Afrika mengatakan varian baru dari virus corona baru muncul di Nigeria. Varian tersebut ditemukan dalam dua sampel pasien yang dikumpulkan pada 3 Agustus dan pada 9 Oktober di negara bagian Osun, Nigeria, menurut makalah penelitian yang dilihat oleh kantor berita The Associated Press.

Singapura

Singapura mengonfirmasi pada 24 Desember kasus pertama dari varian virus corona baru yang ditemukan di Inggris. Di antara 31 pasien COVID-19 yang tiba antara 17 November dan 17 Desember, satu dipastikan membawa jenis B117, sementara 11 lainnya ditemukan terinfeksi sebelumnya, dan hasil konfirmasi mereka sedang menunggu, kata kementerian kesehatan Singapura.

Spanyol

Spanyol melaporkan empat kasus pertama dari varian baru tersebut pada 26 Desember. Keempat infeksi tersebut terkait dengan perjalanan ke Inggris, wakil kepala kesehatan regional, Antonio Zapatero, mengatakan. Ada tiga kasus dugaan varian virus corona lainnya tetapi hasil tes hanya akan tersedia pada hari Selasa atau Rabu, kata Zapatero.

Baca juga: Alat Pendeteksi Covid Canggih Buatan Anak Bangsa Ini Sudah Kantongi Izin Edar

Afrika Selatan

Afrika Selatan minggu lalu melaporkan jenis COVID-19 baru yang tampaknya telah bermutasi lebih jauh dari varian Inggris. Itu telah merambah ke beberapa negara termasuk Inggris.

Dikenal sebagai 501.V2, varian ini dominan di antara infeksi baru yang dikonfirmasi di Afrika Selatan, dan tampaknya lebih menular daripada virus aslinya, menurut pejabat kesehatan dan ilmuwan yang memimpin strategi virus negara itu.

Korea Selatan

Pejabat Korea Selatan melaporkan pada 28 Desember bahwa varian baru terdeteksi dalam sebuah keluarga yang terbang ke negara itu dari London pada 22 Desember, menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA). Ketiganya telah diisolasi sejak dites positif.

Swedia

Varian baru virus corona yang beredar di Inggris terdeteksi di Swedia setelah seorang pelancong dari Inggris jatuh sakit pada saat kedatangan dan dinyatakan positif mengidapnya, Badan Kesehatan Swedia mengatakan pada 26 Desember.

Pejabat Badan Kesehatan Sara Byfors mengatakan pada konferensi pers bahwa pelancong, yang tidak diidentifikasi, telah diisolasi setelah tiba di Swedia dan sejauh ini tidak ada kasus positif lebih lanjut yang terdeteksi.

Britania Raya

Pada 14 Desember, Menteri Kesehatan Matt Hancock mengatakan lebih dari 1.000 kasus varian baru virus corona telah ditemukan, terutama di selatan Inggris. Pada 23 Desember, Hancock mengatakan negara itu menemukan dua kasus varian virus corona baru lainnya yang terkait dengan Afrika Selatan.

“Keduanya adalah kontak dari kasus yang telah melakukan perjalanan dari Afrika Selatan selama beberapa minggu terakhir,” kata Hancock dalam jumpa pers.

Leave a Reply