Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, January 22, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Diiringi Amarah Presiden, Prancis Percepat Vaksin COVID-19

Sumber foto: straitstimes.com

Topcareer.id – Prancis mempercepat vaksinasi COVID-19 untuk staf medis di rumah sakit, setelah peluncuran awal yang lambat hingga menuai amarah dari Presiden Emmanuel Macron.

Menteri Kesehatan Olivier Veran mengatakan beberapa ribu suntikan COVID-19 dari vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech Jerman telah diberikan di seluruh Prancis pada hari Senin (4/1/2020).

Namun, Prancis melambat dengan hanya memberikan 516 inokulasi COVID-19 selama minggu pertama kampanye yang berfokus pada penghuni panti jompo.

“Kami telah memutuskan untuk mempercepat kampanye dengan memperluas kelompok sasaran menjadi staf kesehatan tanpa menunggu untuk menyelesaikan kampanye vaksinasi di panti jompo,” kata Veran saat berkunjung ke rumah sakit Paris.

Dia mengatakan sekitar 500.000 dosis vaksin akan dikirimkan pada Rabu sore (6/1) dan Prancis akan memiliki satu juta dosis yang tersedia pada akhir minggu.

Baca juga: Di Tengah Ancaman Varian Baru Covid-19, Prancis Buka Perbatasan Inggris

Awal yang lamban dibandingkan dengan tetangga Eropa seperti Inggris dan Jerman telah membuat kesal Macron, yang mengadakan pertemuan dengan perdana menteri dan menteri kesehatannya pada Senin malam untuk membahas bagaimana mempercepat penyebaran vaksin.

“Presiden marah pada semua orang,” kata sumber pemerintah kepada Reuters. “Kami tidak boleh gagal dalam kampanye vaksinasi … Kebutuhan akan hasil ini berarti kami akan sampai di sana pada akhirnya.”

Macron ingin “menekan sistem” dan mempercepat penyebaran vaksin, kata seorang pejabat Elysee. “Kami benar-benar perlu mengguncang administrasi publik.”

Sebelumnya, ahli epidemiologi dan penasihat pemerintah Arnaud Fontanet mengatakan kepada France Info radio bahwa proses vaksinasi berjalan terlalu lambat.

Baca juga: Presiden Prancis Emmanuel Macron Dinyatakan Positif COVID-19

“Tapi batas waktu sebenarnya adalah mencapai 5-10 juta (vaksinasi) pada akhir Maret, karena pada saat itulah kamu memiliki dampak nyata pada penyebaran virus,” tambahnya.

Fontanet mengatakan akan sangat berguna untuk menyederhanakan birokrasi yang terlibat dalam peluncuran vaksinasi.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply