Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, February 26, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Israel Sebut Dosis Pertama Vaksin Pfizer Kurang Efektif

Topcareer.id – Satu dosis vaksin Pfizer mungkin kurang efektif daripada yang diindikasikan oleh pembuat obat, tim penanggulangan COVID-19 Israel melaporkan.

Nachman Ash di Israle yang dianggap setara dengan Dr. Anthony Fauci dari CDC Amerika Serikat mengatakan perlindungan yang ditawarkan oleh dosis pertama Pfizer ternyata kurang efektif.

“Banyak orang telah terinfeksi antara suntikan vaksin pertama dan kedua,” kata Ash. Ia menambahkan bahwa efek perlindungan tampak lebih rendah daripada data yang disajikan oleh pihak dari Pfizer.

Raksasa farmasi tersebut telah mengklaim bahwa percobaan vaksinnya menunjukkan kira-kira 52 persen efektif sekitar 12 hari setelah menerima suntikan pertama, BBC melaporkan.

Tetapi tingkat perlindungan itu meningkat menjadi 95 persen sekitar dua minggu setelah dosis kedua.

Tidak jelas seberapa efektif suntikan itu bagi lebih dari 2 juta orang Israel yang telah menerima dosis pertama.

Pertanyaan muncul tentang kinerja vaksin setelah pejabat kesehatan Israel pada hari Senin (18/1) mengumumkan 10.000 kasus baru, tertinggi sejak pandemi dimulai.

Para telah berulang kali memperingatkan bahwa satu dosis vaksin tidak memberikan kekebalan penuh dan bahwa tindakan jarak sosial masih perlu dilakukan untuk mengendalikan pandemi.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply