Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, February 26, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

CDC: Strain Baru Virus Corona Dapat Memperburuk Pandemi

COVID-19.

Topcareer.id – Kasus strain COVID baru, B.1.1.7., Yang ditemukan pertama kali di Inggris dan juga ditemukan di beberapa negara baru-baru ini, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) hal itu dapat memperburuk wabah COVID-19 yang sudah meluas, terutama di AS.

“Artinya akan semakin sulit untuk mengendalikannya. Tindakan apa pun yang harus kami lakukan ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk vaksinasi,” Ujar Dr Gregory Armstrong yang memimpin Kantor Deteksi Molekuler Lanjutan di CDC.

“Berbagai bukti menunjukkan bahwa B.1.1.7 lebih efisien ditularkan daripada varian SARS-CoV-2 lainnya,” tulis Armstrong dan koleganya dalam laporan mingguan CDC.

Baca Juga: Satgas: Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus COVID-19

Menurut para ahli, metode yang ada untuk mengekang penyebaran COVID-19 termasuk vaksinasi perlu ditingkatkan. Upaya vaksinasi telah dimulai di AS dan beberapa negara di dunia.

“Cakupan vaksinasi yang lebih tinggi mungkin perlu dicapai untuk melindungi masyarakat,” tulis para peneliti.

Orang juga tetap perlu memakai masker, menghindari pertemuan publik dan kerumunan, serta terus mempraktikkan jarak sosial satu sama lain.

Tim CDC menjalankan model eksperimental untuk melihat apa yang mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang. Tidak diketahui seberapa besar virus yang dapat menular dari jenis COVID baru itu, dan berapa banyak kekebalan yang sudah ada di antara populasi.

Berdasarkan beberapa asumsi, varian baru 50 persen lebih menular daripada strain virus dominan yang beredar saat ini. “Dalam model ini, prevalensi B.1.1.7 awalnya rendah, namun karena lebih dapat ditularkan daripada varian saat ini, bisa saja akan menjadi varian utama pada bulan Maret.” Kata tim CDC.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply