Topcareer.id – Seorang bayi berusia hampir tiga bulan baru-baru ini meninggalkan rumah sakit di Spanyol setelah menghabiskan hampir seluruh hidupnya untuk melawan COVID-19, termasuk menjalani perawatan intensif.
“Petru adalah salah satu kasus luar biasa di mana virus corona bisa berdampak parah pada anak di bawah umur,” kata pihak rumah sakit Vithas 9 de Octubre di kota pelabuhan timur Valencia, Spanyol dalam sebuah pernyataan.
Bayi itu lahir “dalam kondisi sempurna” pada bulan Oktober 2020, tetapi saat pulang bersama ibunya, ia terinfeksi melalui saudara laki-lakinya yang tidak menunjukkan gejala dan harus kembali ke rumah sakit saat berusia sembilan hari.
Dia segera ditempatkan di unit perawatan intensif anak setelah awalnya menunjukkan masalah pernapasan dan kemudian masalah makan yang membutuhkan proses rehabilitasi yang kompleks.
Baca juga: Kelompok Lansia, Komorbid, dan Penyintas Covid-19 Bisa Divaksin, Ini Syaratnya
Penyakitnya menyebabkan penderitaan besar bagi orang tuanya yang hanya dapat melihatnya melalui rekaman video yang dishare oleh pihak Rumah Sakit sampai akhirnya bayi tersebut dinyatakan negatif.
Setelah sembuh, para petugas medis dan perawat bertepuk tangan ketika orang tua si bayi akhirnya dapat membawanya pulang, ibunya tampak hampir menangis.
Kasus COVID-19 yang parah umumnya menyerang orang yang jauh lebih tua. Di Spanyol, dua pertiga dari korban yang meninggal sejak Mei 2020 berusia lebih dari 80 tahun, menurut angka dari lembaga kesehatan Carlos III.
Sebaliknya, hanya 12 anak di bawah usia dua tahun yang meninggal dalam periode yang sama, dari 21.382 kasus yang dikonfirmasi.**(Feb)