Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, February 27, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Waze Yakin Aplikasinya bisa Tumbuh Lebih Cepat Tanpa Google

Topcareer.id – Waze telah tumbuh dalam Alphabet Inc. Google dengan nilai akuisisi sebesar US$ 1 miliar pada tahun 2013.

Noam Bardin yang baru saja mundur dari CEO Waze menyampaikan ada lebih dari 140 juta pengemudi di seluruh dunia menggunakan Waze setiap bulan. Tetapi penggunaan Waze tidak berkembang di beberapa negara karena Google Maps mendapat promosi yang signifikan.

Selain itu Waze telah kehilangan uang karena berfokus pada aplikasi carpooling yang jarang digunakan serta mengejar bisnis periklanan yang hampir tidak terdaftar di dalam kerajaan Google.

“Kami mungkin bisa tumbuh lebih cepat dan jauh lebih efisien jika kami tetap mandiri,” kata Bardin dalam posting blognya, mencatat bahwa Google memberlakukan batasan pada Waze dan menyalin ide-idenya ke Google Maps.

Menanggapi blognya, Google mengatakan telah berinvestasi sangat besar di Waze dan komunitasnya, “Kami mendoakan yang terbaik untuk Noam di masa depan,” kata Google dalam sebuah pernyataan.

Bardin mengatakan dia naif untuk percaya bahwa Waze dapat mencapai potensi penuhnya di dalam Google meskipun dalam semi-otonomi.

Didirikan pada tahun 2008 di Israel, Waze menjadi populer karena mengumpulkan informasi peta dan lalu lintas dari pengguna, menjaganya tetap lebih mutakhir daripada pesaingnya untuk menghemat menit perjalanan.

Sebelum pandemi, Waze menghasilkan lebih dari US$ 200 juta setiap tahun dari iklan makanan cepat saji, ritel, dan iklan lainnya yang ditampilkan di seluruh aplikasinya. Tetapi cara untuk berkembang lebih jauh telah menjadi perdebatan internal yang besar.

Beberapa karyawan menganjurkan peningkatan fokus pada periklanan, tetapi Bardin lebih tertarik mengembangkan aplikasi Waze carpool.

Carpooling adalah berbagi perjalanan dalam satu arah tujuan. Carpooling bisa mengurangi biaya perjalanan setiap orang seperti biaya bahan bakar, tol, dan stres berkendara.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply