Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, February 27, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Studi: Jahe Bantu Kelola Kadar Gula Darah Secara Alami

Sumber foto: Spices Vietnam

Topcareer.id – Jahe tak hanya diperlukan untuk meracik bumbu masakan, tetapi juga bermanfaat untuk digunakan dalam berbagai pengobatan rumahan, untuk merawat dan mengelola kondisi kesehatan sejak jaman dahulu.

Tahukah kamu bahwa jahe juga bisa membantu mengelola kadar gula darah dan mengendalikan diabetes lho. Jahe membantu mengelola diabetes dengan merangsang produksi insulin.

Penjelasan dari beragam studi tentang manfaat jahe dalam mengontrol diabetes
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Ethnic Foods, mengonsumsi jahe dapat membantu mengurangi kadar A1C dan kadar glukosa serum puasa pada penderita diabetes tipe-2. A1C adalah tes diabetes umum yang cenderung mengukur kadar gula darah rata-rata kamu selama periode dua hingga tiga bulan.

Studi lain yang diterbitkan dalam Journal of Complementary and Integrative Medicine melaporkan bahwa dibandingkan dengan kelompok plasebo, bubuk jahe membantu meningkatkan kontrol glikemik pada orang dewasa dengan diabetes tipe-2 yang tidak menggunakan insulin.

Baca juga: Aroma Kentut Kini Bervariasi, dari Mawar, Jahe Hingga Cokelat

Dalam jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, jahe memiliki potensi mekanisme pengendalian gula darah. Pada dasarnya, jahe cenderung menghambat enzim yang memengaruhi metabolisme karbohidrat dan sensitivitas insulin secara keseluruhan, sehingga menyebabkan penyerapan glukosa yang lebih besar di otot.

Penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Pharmacology, dua ekstrak jahe yang berbeda yakni spissum dan ekstrak berminyak bisa berinteraksi dengan reseptor serotonin untuk membalikkan efeknya pada sekresi insulin. Pengobatan dengan ekstrak ini menyebabkan 35 persen penurunan kadar glukosa darah dan 10 persen peningkatan kadar insulin plasma.

Bukti lain jahe membantu mengelola kadar gula darah
Adanya kandungan gingerol (komponen aktif utama dari jahe) dapat meningkatkan penyerapan glukosa ke dalam sel otot tanpa menggunakan insulin, sehingga dapat membantu dalam pengelolaan kadar gula darah tinggi. Bukti ini telah ditulis dalam jurnal Planta Medica.

Jahe merupakan makanan rendah glisemik, sehingga penderita diabetes dapat dengan aman menambahkannya ke dalam menu makanan harian mereka untuk mendapatkan manfaat dari khasiatnya yang meningkatkan kesehatan.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply