Topcareer.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi untuk menyiapkan 500 ribu pekerja terampil di sektor pariwisata sepanjang tahun 2021 ini.
“Sebenarnya semua itu sudah berjalan, jadi tinggal kita perkuat lagi dengan kedatangan Pak Menparekaf ke kantor Kemnaker. Kami akan intervensi untuk peningkatan SDM terutama di lima destinasi super prioritas,” kata Menaker, Ida Fauziyah di Jakarta, pada Rabu (24/2/2021).
Kelima destinasi super prioritas yang dimaksud adalah Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.
Baca juga: PP Ciptaker Atur Maksimal Kerja Lembur 4 Jam, UU Sebelumnya 3 Jam
Untuk meningkatkan kompetensi ini, Menaker mengatakan telah membangun 2.127 Balai Latihan Kerja (BLK) berbasis kejuruan pariwisata dan perhotelan.
“Selain BLK Komunitas, kami juga akan terus memperkuat nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menjadikan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi duta wisata. Sebagai duta wisata, selain akan mewakili Indonesia di luar negeri dan memperkenalkan Indonesia di mata dunia, PMI juga dapat menjadi pahlawan bagi pariwisata Indonesia,” jelasnya.
Langkah untuk menyiapkan ratusan ribu pekerja terampil tersebut, merupakan bagian dari 2 program besar Kemnaker untuk pemulihan di sektor pariwisata, yaitu peningkatan keterampilan SDM dan perluasan kesempatan kerja di kawasan pariwisata setempat.**(Feb)