Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, April 18, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

100 Koperasi Besar Indonesia Catatkan Akumulasi Aset Rp 66,6 Triliun

Sumber foto: Imperfectly Perfect Mama

Topcareer.id – Sejumlah koperasi besar di Tanah Air berhasil membukukan aset dan  volume usaha lebih dari Rp 100 miliar hingga mencapai Rp 10 triliun. Jumlah 100 koperasi besar bahkan bisa mencatatkan akumulasi aset hingga Rp 66,6 triliun.

Capaian ini lantas mendapat penghargaan yang sekaligus menjadi acara peluncuran buku 100 Koperasi Besar Indonesia (KBI) oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Selasa (23/2/2021).

Penulis buku 100 KBI Irsyad Muchtar mengatakan, penilaian 100 koperasi besar mengacu pada laporan tahun buku 2019. Selain itu, nilai tambah lainnya adalah aspek manajemen, penguasaan teknologi informasi terkini dan peduli lingkungan.  

“Dari 100 koperasi besar yang sudah kami himpun tercatat akumulasi aset sebesar Rp 66,6 triliun dengan volume usaha Rp 59,7 triliun dan anggota 5.490.660 orang,” kata Irsyad dalam keterangan persnya yang dikutip pada Kamis (25/2/2021).

Irsyad menjelaskan  buku setebal 250 halaman itu tidak hanya memuat 100 koperasi besar, tetapi juga memuat  200 koperasi besar lainnya dengan kategori progresif dan potensial.

“Kami telah himpun sedikitnya 500-an koperasi beraset mulai dari Rp 10 miliar hingga triliunan rupiah. Lalu, kami pilih 300 koperasi saja yang masuk kriteria koperasi besar dengan pengelompokan pada tiga  kategori yaitu 100 Besar, 100 Progresif dan 100 Potensial,” kata Irsyad. 

Baca juga: Apa Yang Terjadi Jika Tak Setujui Update Kebijakan Privasi WhatsApp?

Irsyad mengatakan, sudah sejak 10 tahun terakhir aktif memantau perkembangan koperasi di Indonesia, terutama terhadap koperasi-koperasi skala bisnis yang besaran aset, volume usaha maupun anggotanya tumbuh signifikan.  

Selain rutin melakukan penelusuran langsung ke kantor-kantor koperasi tersebut, Irsyad juga aktif melakukan komunikasi via telepon dengan pengurus koperasi, menerima kiriman buku RAT, hingga penggalian data di Kementerian Koperasi dan UKM.

Hasilnya, Irsyad mengaku bisa menghimpun sekitar 500-an  koperasi yang terbilang layak bisnis. Dari total 300 koperasi besar yang termuat di buku ini mencatat akumulasi aset sebesar Rp 85,102 triliun dengan volume usaha Rp 75,895 triliun dan melayani anggota sebanyak 7.569.339. 

Irsyad menambahkan, jumlah aset tersebut berkontribusi 55,9% terhadap total aset koperasi nasional, pada periode yang sama, sebesar Rp 152,113 triliun, volume usaha Rp 154,178 triliun dan dengan total anggota 22.463.738 orang. Sedangkan kontribusi berdasar volume usaha sebesar 49,2% dan 33,7% untuk total anggota.**(Feb)

Tinggalkan Balasan