Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, April 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Harus Tahu! Ini 5 Cara Masak Telur Paling Sehat

Ilustrasi. (dok. Eater)

Topcareer.id – Telur adalah makanan yang murah namun sangat bergizi. Telur relatif mengandung lebih sedikit kalori namun dilengkapi dengan protein, vitamin, mineral, dan lemak sehat.

Meskipun demikian, cara kamu dalam menyiapkan atau memasak telur dapat memengaruhi profil nutrisinya.

Berikut ini 5 tips memasak telur super sehat

Pilih metode memasak rendah kalori
Jika kamu mencoba mengurangi kalori, pilihlah telur rebus. Metode memasak ini tidak menambahkan kalori berlemak ekstra, jadi makanan tersebut akan lebih rendah kalori daripada telur dadar atau goreng.

Gabungkan dengan sayuran
Telur sangat cocok dengan sayuran. Artinya, makan telur adalah peluang bagus untuk meningkatkan asupan sayuran dan menambah serat serta vitamin ekstra ke makananmu. Beberapa ide sederhana bisa kamu lakukan seperti menambahkan sayuran pilihanmu ke dalam telur dadar atau scrambled egg.

Goreng dalam minyak yang stabil pada suhu tinggi
Minyak terbaik untuk memasak telur dengan api besar adalah minyak yang tetap stabil pada suhu tinggi dan tidak mudah teroksidasi untuk membentuk radikal bebas berbahaya. Jika menggunakan minyak zaitun extra-virgin atau minyak kelapa, yang terbaik adalah memasak pada suhu yang masing-masing lebih rendah dari 210° C dan 177° C.

Pilih telur paling bergizi
Sejumlah faktor seperti cara beternak dan pola makan ayam dapat mempengaruhi kualitas gizi telur. Secara umum, telur yang ayamnya dibesarkan di padang rumput dan organik dianggap lebih unggul secara nutrisi daripada telur dari ayam yang dikurung dan diproduksi secara konvensional.

Jangan terlalu lama memasak
Semakin lama dan panas kamu memasak telur, semakin banyak nutrisi dari telur yang akan hilang. Menggunakan panas yang lebih tinggi dan lebih lama juga dapat meningkatkan jumlah kolesterol teroksidasi dalam telur, hal ini berlaku terutama untuk menggoreng.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan