Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, April 12, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

4 Alasan Mengapa Introvert Mampu Jadi Pemimpin Hebat

Ilustrasi. Sumber foto: ntuclearninghub.comIlustrasi. Sumber foto: ntuclearninghub.com

Topcareer.id – Cukup jarang ditemui kata “introvert” dan “pemimpin” dalam satu kalimat yang sama.

Persepsi umum menyatakan bahwa ekstrovert lebih pas untuk bisa menjadi pembicara publik yang hebat, lantaran merupakan orang yang mudah bergaul dengan siapapun.

Dua hal tersebut sering dikaitkan dengan poin-poin yang dibutuhkan orang untuk menjadi pemimpin, dan hal tersebut dianggap tidak dimiliki oleh para introvert.

Tapi, kamu mungkin terkejut mengetahui bahwa introvert juga bisa menjadi pemimpin yang luar biasa. Inilah 4 alasannya.

Mereka tenang
Secara alami, introvert adalah orang yang tenang dan terkontrol. Ketika salah seorang anggota tim terlihat stres dan cemas, pemimpin ekstrovert cenderung menjadi lebih emosional dan kesal dalam situasi kritis, sementara introvert akan berusaha menjaga ketenangan mereka..

Mereka adalah pendengar yang baik
Karena mereka secara alami sangat jeli dan bijaksana, introvert juga pendengar yang baik. Pemimpin hebat tidak hanya berbicara, mereka juga harus pandai mendengarkan dengan saksama kepada siapa pun di sekitar mereka.

Mereka pun terbuka untuk umpan balik dan perubahan. Pemimpin introvert akan mempertimbangkan ide karyawan mereka dan benar-benar mendengarkan ketika mereka kesal tentang sesuatu.

Mereka tidak suka pengelolaan mikro
Introvert seringkali merupakan individu yang rendah hati dan tidak suka mencuri perhatian. Mereka cenderung membiarkan karyawannya menyelesaikan tugasnya dengan tenang. Meski begitu, mereka tetap menjalankan tugas penting untuk bertanggung jawab atas situasi yang mereka ciptakan.

Bagi introvert, yang penting adalah memandu, bukan pengelolaan mikro. Mereka sangat yakin manajemen mikro menurunkan semangat kerja, membuat karyawan merasa tercekik, menghambat kreativitas dan mengarah pada kebencian.

Mereka menyukai percakapan yang berarti
Introvert mudah lelah dengan obrolan ringan. Mereka lebih suka percakapan yang lebih mendalam. Pemimpin introvert pandai mengambil langkah mundur dan benar-benar meluangkan waktu untuk memahami karyawan dan organisasinya. Mereka penuh kasih dan berusaha untuk tetap selaras dengan kebutuhan dan keinginan karyawan mereka.

Penilaian bahwa introvert adalah pemimpin yang kurang efektif daripada ekstrovert hanyalah mitos. Manfaatkanlah kekuatan kepribadian kamu untuk memimpin, tidak peduli di sisi mana kamu berada.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply