Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, April 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Kerja Dari Rumah

Lakukan Gerakan Sederhana ini untuk Atasi Kelelahan Saat WFH

Ilustrasi. (dok. T3)

Topcareer.id – Budaya kerja work from home selama pandemi COVID-19 ini sebenarnya cukup menantang untuk menjaga tubuh tetap fit.

Jika kamu mulai merasakan kelelahan fisik dan mental yang terkait dengan bekerja dari jarak jauh (WFH) seperti leher kaku, punggung bawah kaku, dan sakit kepala karena tegang, sedikit peregangan ringan akan membantu menyegarkanmu.

Rencanakan untuk mempraktikkannya pada siang hari daripada di awal atau akhir hari kerja kamu. Ini akan menjaga pikiran tetap segar, jernih, dan membebaskan tubuh dari rasa sakit dan nyeri yang menumpuk.

Baca Juga: Setahun Pandemi: Mengintip Suka Duka WFA

Berikut ini beberapa peregangan instan yang bisa kamu praktikkan:

Pijat leher
Berdiri tegak dengan pandangan ke depan dan bahu ke belakang. Angkat lengan kiri ke belakang tubuh dan pegang leher belakang dengan lembut dibantu tekanan ringan dengan tangan kanan. Usap perlahan-lahan di belakang telinga kanan ke arah bahu kanan. Tahan di sini, rasakan regangan yang menenangkan selama 10 detik. Lepaskan dengan lembut dan praktikkan di sisi berlawanan.

Regangkan tulang punggung
Dari posisi berdiri yang sama, tarik napas dalam-dalam untuk melebarkan tulang rusuk saat menarik lengan hingga setinggi bahu. Saat menghembuskan napas, satukan kedua lengan, pegang tangan di depan tubuh, tekuk tulang belakang ke dalam, putar bahu ke depan, dan lipat dagu ke dada. Rasakan tulang belikat terbuka. Tahan setiap pose selama beberapa hitungan. Lanjutkan urutan buka-tutup ini selama lima repetisi.

Jalan di tempat
Hilangkan stres dengan berjalan di tempat selama satu menit. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari ini, angkat kedua lengan sehingga tangan berada di atas kepala sementara lutut juga diangkat untuk menjangkau tubuh. Turunkan setiap langkah dengan ringan, pertahankan sebagian besar berat badan pada tumit.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan