Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, April 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Daftar Negara yang Menunda Penggunaan Vaksin COVID-19 AstraZeneca, Indonesia?

Ilustrasi tenaga medis.Seorang perawat bersiap melakukan vaksinasi (foto: istimewa)

Topcareer.id – Regulator obat-obatan Eropa mengatakan pada hari Kamis (18/3) bahwa manfaat vaksin COVID-19 dari AstraZeneca lebih besar daripada risikonya setelah penyelidikan terhadap pembekuan darah.

Hal ini telah mendorong beberapa negara untuk memutuskan melanjutkan penggunaan vaksin tersebut.

Setidaknya 17 negara telah menangguhkan atau menunda vaksin tersebut setelah adanya laporan pembekuan darah pada orang yang menerima suntikan.

Baca Juga: Meski Gunakan Pankreas Babi, MUI Bolehkan Vaksin AstraZeneca Digunakan

Berikut ini negara yang memutuskan untuk melanjutkan penggunaan vaksin:

  • Siprus
    Setelah menangguhkan vaksin AstraZeneca pada Senin (15/3), mereka akan memulai kembali pemberiannya pada hari Jumat (19/3).
  • Prancis
    Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengatakan negaranya akan melanjutkan vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca.
  • Italia
    Italia akan melanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca mulai Jumat (19/3), Perdana Menteri Mario Draghi mengatakan.
  • Latvia
    Negara ini juga mengatakan akan memulai kembali pemberian vaksinasi AstraZeneca.
  • Lithuania
    Menteri kesehatan Lithuania mengatakan negaranya akan memulai kembali pemberian vaksin AstraZeneca dan orang-orang akan dapat mulai vaksinasi pada Jumat (19/3).
  • Thailand
    Vaksin akan dilanjutkan pada 15 Maret, setelah penundaan peluncurannya minggu lalu.

Sementara itu, ini beberapa negara dimana penangguhan vaksin AstraZeneca masih berlanjut

  • Austria
    Menangguhakan penggunaan satu batch vaksin AstraZeneca Sejak 7 Maret setelah kematian satu orang dan sakit lainnya setelah menerima vaksin AstraZeneca.
  • Bulgaria
    Menghentikan inokulasi dengan vaksin AstraZeneca sampai regulator Eropa mengirimkan pernyataan tertulis yang menghilangkan semua keraguan tentang keamanan.
  • Denmark
    Memberlakukan penangguhan penggunaan vaksin AstraZeneca selama dua minggu mulai Kamis (18/3) setelah melaporkan gejala “sangat tidak biasa” pada warga negara berusia 60 tahun yang meninggal karena pembekuan darah setelah menerima vaksin tersebut.
  • Jerman
    Pada tanggal 15 Maret, Jerman menghentikan penggunaan suntikan vaksin AstraZeneca sebagai pencegahan. Perdana menteri wilayah Jerman Barat-Rhineland-Palatinate mengatakan bahwa mereka akan melanjutkan vaksin AstraZeneca setelah pemerintah memberi lampu hijau.
  • Islandia
    Penggunaan vaksin yang ditangguhkan pada 11 Maret setelah dihentikan oleh Norwegia dan menunggu hasil investigasi oleh regulator Eropa.
  • Indonesia
    Memberlakukan penundaan pemberian vaksin AstraZeneca pada 15 Maret sambil menunggu tinjauan WHO.
  • Irlandia
    Irlandia akan mengumumkan keputusan pada hari Jumat (19/3) tentang apakah akan melanjutkan peluncuran vaksin AstraZeneca atau tidak setelah menangguhkannya pada hari Minggu (14/3).
  • Belanda
    Pemerintah menunda program vaksinasi AstraZeneca sejak hari Minggu (14/3) karena berita efek samping di negara lain. Pada hari Senin (15/3), mereka melaporkan 10 kasus efek samping yang merugikan dari vaksin tersebut.
  • Norwegia
    Menghentikan peluncuran vaksin pada 11 Maret, kemudian mengabarkan tiga petugas kesehatan mereka sedang dirawat karena efek samping vaksin AstraZeneca yakni pendarahan, pembekuan darah dan jumlah trombosit yang rendah serta salah satu orang telah meninggal, kata pihak berwenang.
  • Rumania
    Berhenti untuk sementara waktu memvaksinasi orang dengan satu batch vaksin AstraZeneca sejak 11 Maret.
  • Spanyol
    Pemerintah Spanyol telah mengadakan pertemuan dewan antar daerah pada Kamis (18/3) sebagai langkah untuk mengevaluasi kemungkinan dimulainya kembali vaksinasi dengan suntikan AstraZeneca.
  • Swedia
    Swedia masih membutuhkan waktu beberapa hari lagi untuk memutuskan apakah akan memulai kembali vaksinasi AstraZeneca yang ditangguhkan.
  • Venezuela
    Venezuela tidak akan mengizinkan penggunaan vaksin AstraZeneca dengan alasan efek samping yang parah pada pasien.**(RW)
the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan