Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Mei 16, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

8 Tips Olahraga saat Puasa Ramadan (Bagian 1)

Topcareer.id – Ingin tetap bugar? Olahraga merupakan aktivitas terbaik yang bisa kamu lakukan selain memperhatikan asupan nutrisi.

Namun, mempertahankan gaya hidup sehat selama Ramadan bisa jadi sulit saat kamu tidak bisa minum air atau makan. Mulai dari matahari terbit hingga petang.

Para ahli kebugaran mengatakan ada banyak cara untuk membuatnya berhasil. Berikut ini 8 tips olahraga agar tetap bugar selama bulan Ramadan

Bagian pertama dari artikel:

1) Pastikan tubuh terhidrasi cukup
Minum air putih sebanyak mungkin antara Iftar (matahari terbenam) dan sahur (sebelum fajar). Ini dapat membantu kamu mengurangi risiko dehidrasi di siang hari.

Hal ini berlaku terutama jika kamu berencana untuk berolahraga di beberapa waktu, Sunny Salique, personal trainer dan duta Bio-Synergy mengatakan. “Ini adalah satu-satunya asupan air bagi tubuh yang dapat kamu miliki selama berpuasa lebih dari 12 jam sampai matahari terbenam.”

Tetap bugar selama puasa

2) Temukan waktu terbaik
Kondisi berpuasa berbeda untuk setiap orang, jadi yang terpenting adalah menemukan waktu olahraga yang terbaik untuk kamu.

“Saya sendiri berlatih di malam hari, beberapa jam setelah saya berbuka puasa. Karena itu, berarti saya bisa minum air selama sesi saya dan tidak khawatir tentang dehidrasi,” kata Salique.

Souad Gharib, pemilik layanan pelatihan pribadi khusus wanita, mengatakan bahwa menyelesaikan olahraga di pagi hari membantunya merasa berenergi selama jam-jam yang menantang. Terutama ketika rasa lapar dan kelelahan biasanya muncul.

Baca juga: Tips Jaga Imun Agar Tetap Sehat Jalankan Puasa Di Masa Pandemi COVID-19 (Bagian 1)

3) Ikut member gym 24 jam
Ini bisa memberi kamu fleksibilitas untuk berolahraga setelah berbuka puasa atau saat malam,” kata Salique. “Kamu juga bisa olahraga di rumah, tapi saya lebih suka keluar dan berada di lingkungan baru.” Seringkali lingkungan baru bisa memberi energi dan semangat lebih.

4) Coba latihan kekuatan
Saat berpuasa disarankan untuk beralih ke latihan yang tidak terlalu intens. Mulailah dengan repetisi yang lebih rendah dan waktu istirahat yang lebih banyak.

“Saya suka berolahraga cukup lambat selama Ramadan, dan saya biasanya memilih untuk melakukan latihan kekuatan,” kata Gharib.

“Dengan cara itu saya dapat melanjutkan latihan kaki, tubuh bagian atas dan split. Tapi saya tidak berolahraga dengan cara yang membuat saya banyak berkeringat dan merasa haus,” tambahnya.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan