Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Mei 16, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Waduh, Zona Merah dan Oranye Covid-19 Meningkat

Juru Bicara Satgas Covid-19, Prof Wiku AdisasmitoDok/Covid19.go.id

Topcareer.id – Menurut data dari Satgas Penanganan Covid-19, perkembangan peta zonasi risiko per 11 April 2021, menunjukkan terjadi peningkatan pada zona merah atau risiko tinggi. Dari 10 menjadi 11 kabupaten/kota.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memaparkan, zona oranye atau risiko sedang juga meningkat, dari 289 menjadi 316 kabupaten/kota.

Sementara, zona kuning atau risiko rendah menurun dari 207 menjadi 178 kabupaten/kota. Zona hijau Tidak Ada kasus 8 kabupaten/kota dan Tidak Terdampak 1 kabupaten/kota.

Wiku menjelaskan dalam menentukan zonasi risiko, terdapat indikator yang digunkana yakni epidemiologi, surveilans kesehatan serta pelayanan kesehatan.

“Sebagai catatan ada 6 kabupaten/kota yang berada di zona oranye, pada minggu ini berubah ke zona merah,” kata Wiku dalam siaran pers, Kamis (15/4/2021).

Kabupaten/kota yang dimaksud ialah Tabanan dan Kota Denpasar di Bali, Palembang di Sumatera Selatan, Deli Serdang dan Kota Medan di Sumatera Utara serta Tanah Bumbu di Kalimantan Selatan.

Baca juga: Penggunaan Transportasi Perkotaan Meningkat Selama Pandemi

Untuk itu pemerintah daerah (Pemda) dari 6 wilayah ini, diminta terus memantau perkembangan zonasi risiko daerahnya.

Dan hasil pemantauan dapat dijadikan pertimbangan untuk melakukan perbaikan dalam penanganan Covid-19. Selain 6 Pemda beserta masyarakatnya pada kabupaten/kota dimaksud, Pemda lainnya juga diminta waspada dan segera memantau perkembangan zonasi risikonya.

Dan kembali diingatkan bahwa pekerjaan rumah dalam zonasi risiko adalah menurunkan kabupaten/kota di zona oranye untuk dapat segera berpindah ke zona kuning dan hijau.

“Perkembangan minggu ini, zona merah dan oranye yang bertambah menandakan perlunya kita untuk terus memperbaiki penanganan dan terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh unsur di daerah dengan memanfaatkan fugsi posko,” pesan Wiku.

Sementara, perkembangan terkini pada kasus positif Covid-19 per 14 April 2021 terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 5.656 kasus dengan jumlah kasus aktif ada 108.384 kasus atau persentasenya 6,8% dibandingkan rata-rata dunia 17,4%.

Jumlah kesembuhan sebanyak 1.431.892 kasus atau telah menembus angka 90,4% dibandingkan rata-rata dunia 80,4%. Pada kasus meninggal, sebanyak 42.906 kasus atau 2,7% dibandingkan rata-rata dunia sebesar 2,2%.

Tinggalkan Balasan