Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Mei 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Ilmuwan Setuju adanya Suntikan Ketiga Pfizer

Sumber foto: qz.com

Topcareer.id – Kepala petugas medis Pfizer mengatakan bahwa orang kemungkinan membutuhkan suntikan ketiga vaksin Pfizer karena kekebalan terhadap virus akan berkurang.

Hal ini sejalan dengan dengan komentar sebelumnya dari ilmuwan sekaligus CEO Pfizer, Albert Bourla.

Dr. Ozlem Tureci, salah satu pendiri dan CMO BioNTech, yang mengembangkan vaksin COVID-19 dengan Pfizer, mengatakan dia juga berharap orang-orang mendapatkan vaksinasi terhadap virus corona setiap tahun.

“Virus corona seperti flu musiman,” katanya. Para ilmuwan juga memperkirakan kekebalan yang terinduksi oleh vaksin terhadap virus menurun seiring waktu.

“Kami melihat indikasi untuk ini juga pada induksi, tetapi juga respon imun alami terhadap SARS-COV-2,” kata Tureci.

“Kami melihat memudarnya respons imun ini juga pada orang yang baru terinfeksi dan oleh karena itu perlu tambahan vaksin.” Ujarnya.

Komentar Tureci muncul setelah Bourla mengatakan orang-orang kemungkinan akan membutuhkan suntikan penguat, atau dosis ketiga, dari vaksin COVID-19.

Baca juga: CEO Pfizer: Kemungkinan Suntik Vaksin Covid-19 Tiap Setahun Sekali

Dosis ketiga diberikan dalam waktu 12 bulan setelah vaksinasi penuh. Dia juga mengatakan kemungkinan orang perlu suntikan tambahan setiap tahun.

Pfizer mengatakan awal bulan ini bahwa vaksin COVID-19 lebih dari 91% efektif melindungi terhadap virus.

Dan menjadi lebih dari 95% efektif melawan penyakit parah hingga enam bulan setelah dosis kedua.

Vaksin Moderna, yang menggunakan teknologi yang mirip dengan Pfizer, juga terbukti tetap sangat efektif dalam enam bulan.

Para peneliti mengatakan mereka masih belum tahu berapa lama perlindungan terhadap virus bertahan setelah enam bulan vaksinasi penuh.

Kepala petugas ilmu tanggap COVID-19 administrasi Biden, David Kessler, mengatakan orang Amerika harus berharap untuk menerima suntikan penguat ini.

Dia mengatakan kepada anggota parlemen AS bahwa vaksin yang saat ini resmi sangat protektif tetapi varian baru dapat melawan keefektifan.

CEO Moderna Stephane Bancel mengatakan bahwa perusahaan berharap akan bisa menyediakan suntikan penguat untuk vaksin dua dosis yang tersedia pada musim gugur.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan