Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Mei 16, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Sales Naik 44%, Amazon Tembus Ekspektasi Pendapatan

Topcareer.id – Amazon pada hari Kamis (29/4) melaporkan kuartal pertama terbaiknya karena pendapatannya meningkat lebih dari tiga kali lipat.

Pendapatan ini lebih dari setahun yang lalu di tengah permintaan yang kuat untuk barang dan layanan komputasi awannya.

Raksasa ritel dan teknologi yang menegaskan dalam panduannya bahwa Prime Day akan berlangsung pada bulan Juni 2021, melaporkan bahwa laba bersihnya meningkat menjadi US$ 8,1 miliar pada kuartal yang berakhir pada 31 Maret 2021, dengan US$ 15,79 per saham terdilusi.

Analis mengharapkan pendapatan US$ 9,54 per saham. Keuntungan Amazon sejak pandemi mulai hingga sekarang melebihi US$ 26 miliar.

Keuntungan ini jelas melampaui ekspektasi dan jauh lebih besar dari gabungan tiga tahun sebelumnya.

Pendapatan operasional meningkat menjadi US$ 8,9 miliar, dibandingkan dengan US$ 4,0 miliar tahun lalu.

Pendapatan bersih Amazon meningkat 44% menjadi US$ 108,5 miliar, mengalahkan ekspektasi analis sebesar US$ 104,5 miliar.

Perusahaan melaporkan pertumbuhan penjualan bersih tahun ke tahun sebesar 40% di Amerika Utara, daripada dengan 29% pada periode tahun lalu.

Dan 60% pertumbuhan secara internasional, naik dari 18% tahun lalu. Pertumbuhan Amazon Web Services berada pada 32%.

Baca juga: Amazon Luncurkan Akademi Online Di India

Bisnis komputasi awan Amazon (AWS), tetap menjadi pusat keuntungan utama. Ini membukukan penjualan bersih US$ 13,5 miliar pada kuartal tersebut, naik 32% dari tahun lalu.

“Hanya dalam 15 tahun, AWS telah menjadi bisnis penjualan tahunan senilai US$ 54 miliar yang bersaing dengan perusahaan teknologi terbesar di dunia, dan pertumbuhannya semakin cepat,” kata Jeff Bezos.

Bezos mengundurkan diri sebagai kepala eksekutif pada kuartal ketiga, dan penggantinya adalah Andy Jassy, CEO Amazon Web Services.

Amazon mengharapkan penjualan bersih pada kuartal kedua antara US$ 110,0 miliar dan US$ 116,0 miliar, atau tumbuh antara 24% dan 30%, daripada kuartal kedua 2020.

Perusahaan merilis pendapatan kuartal pertamanya pada hari yang sama ketika terungkap bahwa mereka akan menghabiskan dana US$ 1 miliar.

Dana tersebut untuk meningkatkan gaji lebih dari 500.000 karyawan operasionalnya di AS.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan