Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Mei 14, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Jelang Larangan Mudik, Penumpang Bus AKAP Jabodetabek Melonjak

Bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP)Bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP), sumber: BPTJ

Topcareer.id – Pengguna layanan Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) pada 4 terminal yang berada di bawah pengelolaan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) cenderung meningkat pada bulan April 2021.

Terminal tersebut adalah Terminal Jatijajar, Depok; Terimal Baranangsiang, Bogor; Terminal Poris Plawad, Tangerang dan Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Kepala BPTJ, Polana B. Pramesti menyampaikan bahwa kenaikan jumlah pengguna layanan AKAP sebesar 3,2% tercatat di Terminal Baranangsiang Bogor.

“Mulai bulan Januari sampai dengan Maret rata-rata per hari Terminal Baranangsiang melayani penumpang sekitar 203 orang. Pada bulan April ini tercatat melayani sebanyak 209 penumpang per hari,” kata Polana dalam keterangan resmi, dikutip pada Senin (3/5/2021).

Polana lebih lanjut mengatakan, untuk pengguna layanan AKAP di Terminal Poris Plawad Tangerang pada bulan April juga mengalami peningkatan sekitar 25,4%.

Apabila dari bulan Januari sampai dengan Maret, kata dia, rata-rata setiap hari melayani penumpang sekitar 446 orang, maka sepanjang bulan April rata-rata setiap hari melayani sejumlah 559 penumpang.

Selanjutnya untuk Terminal Jatijajar Depok, Polana menyampaikan bahwa sejak bulan Januari s.d. Maret, setiap hari rata-rata melayani penumpang AKAP sekitar 324 orang, sementara pada bulan April setidaknya rata-rata per hari terdapat pengguna layanan angkutan AKAP di terminal ini sekitar 501 penumpang.

Baca juga: Israel Bebas Masker, Bagaimana Caranya?

“Dengan demikian kenaikan penumpang yang berangkat melalui Terminal Jatijajar tercatat kurang lebih sebesar 54,7%,” ujar Polana.

Adapun Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Polana menjelaskan bahwa sepanjang bulan Januari sampai dengan Maret rata-rata setiap hari tercatat penumpang AKAP kurang lebih 38 orang.

“Untuk bulan April ini meningkat meningkat sebesar 62,7% dengan melayani penumpang sekitar 61 orang rata-rata per harinya,” kata Polana.

Ia menambahkan, sebagai upaya dalam menekan penyebaran Covid-19, penegakan protokol kesehatan pada layanan angkutan umum massal menjadi kunci. Implementasi protokol kesehatan harus terus terjaga dengan baik.

Menjelang masa peniadaan mudik yang akan berlangsung mulai tanggal 6-17 Mei 2021, Polana menyampaikan bahwa secara acak dilakukan tes GeNose- C19 kepada para calon penumpang yang hendak memanfaatkan layanan melalui terminal-terminal yang berada di bawah pengelolaan BPTJ.

“Saya juga perintahkan kepada seluruh Kepala Satuan Pelayanan Terminal yang berada di bawah pengelolaan BPTJ untuk melakukan komunikasi dengan baik kepada seluruh operator bus terkait dengan pelaksanaan tes GeNose ini supaya dapat berjalan dengan lancar dan maksimal,” ujar Polana.

Tinggalkan Balasan