Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juni 20, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Studi: Penggunaan Medsos Tak Terkait dengan Kesehatan Mental Remaja

(pixabay)

Topcareer.id – Banyak penelitian baru-baru ini menyatakan bahwa gadget dan teknologi media sosial dapat mengganggu kesehatan mental anak-anak dan remaja.

Banyak yang menyatakan bahwa waktu yang mereka habiskan dengan gadget entah bagaimana terkait dengan memburuknya kesehatan mental.

Tetapi sebuah studi baru mengatakan bahwa hanya ada sedikit korelasi antara penggunaan teknologi dan masalah kesehatan mental pada remaja.

Studi oleh Universitas Oxford mengatakan mereka menemukan “hanya sedikit bukti peningkatan hubungan antara keterlibatan teknologi dan kesehatan mental remaja”.

Penelitian melibatkan lebih dari 430.000 remaja dari Inggris dan AS dalam penelitian tersebut menggunakan garis waktu dari tahun 1991.

Mereka membandingkan indikator kesehatan mental seperti depresi dan masalah emosional dengan menonton televisi, penggunaan media sosial dan penggunaan gadget.

Hasilnya hanya menemukan dampak kecil dalam hubungan antara menonton TV dan penggunaan media sosial dengan depresi.

Ini bertentangan dengan studi tahun 2017 yang memperingatkan tentang meningkatnya depresi dan kecenderungan bunuh diri di antara anak-anak Amerika yang menghabiskan lebih banyak waktu bermain media sosial.

Ini juga mempertanyakan rekomendasi WHO dari 2019 yang mengatakan anak-anak di bawah usia lima tahun harus menghabiskan lebih sedikit waktu di depan layar gadget.

Baca juga: Yuk, Tebak Kepribadian Seseorang dari Postingannya di Media Sosial

Semakin sedikit semakin baik, dan harus memiliki lebih banyak waktu untuk bermain secara aktif agar tumbuh sehat.

Peneliti Universitas Oxford mengatakan bahwa data hasil penelitian mereka tidak mendukung argumen umum yang menyatakan bahwa media sosial dan perangkat berbahaya bagi remaja.

Namun terlepas dari klaim penelitian yang mengejutkan, Profesor Andy Przybylski, salah satu penulis seniornya, mengatakan kepada Forbes bahwa masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan pasti tentang efek penggunaan teknologi terhadap kesehatan mental.

Przybylski mendesak sektor teknologi segera merilis data mereka untuk “penyelidikan netral dan independen” agar lebih transparan tentang masalah ini.

Ruang lingkup studi harus ada batasnya untuk hanya mengevaluasi waktu yang peserta habiskan untuk menggunakan teknologi dan bukan bagaimana penggunaannya.

Ketergantungannya pada pelaporan mandiri juga bisa membuatnya rentan untuk mencapai kesimpulan yang tidak akurat.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan