Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juni 12, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

7 Negara dengan Operasi Plastik Terbanyak di Dunia

Topcareer.id – Perkumpulan Ahli Bedah Plastik Estetika Internasional merilis daftar tujuh negara yang menjalani operasi plastik, dalam hal persentase populasi.

Informasi yang mereka peroleh dari statistik ini menjelaskan beberapa tren menarik dalam operasi plastik di seluruh dunia.

Berikut ini tujuh negara dan operasi plastik terpopulernya:

  1. Korea Selatan – Sedot lemak, operasi hidung, dan blepharoplasty
  2. Yunani – Augmentasi payudara
  3. Italia – Botulinum Toxin Type A (Botox Dysport) dan sedot lemak
  4. Brazil – Implan payudara dan sedot lemak
  5. Columbia – Sedot lemak
  6. Amerika Serikat – Sedot lemak, pembesaran payudara
  7. Taiwan – Botox dan perawatan keriput lainnya

Angka-angka ini menarik bagi industri bedah plastik. Kejutan terbesar adalah Yunani berada dalam daftar dengan ahli bedah plastik pembesaran payudara.

Sementara Brazil lebih rendah dari harapan dalam daftar. Yunani di tengah kejatuhan ekonomi justru menghabiskan banyak uang untuk operasi elektif.

“Ekonomi suatu negara dan akses ke pendapatan yang bisa untuk berfoya-foya biasanya memainkan peran besar dalam permintaan operasi plastik kecuali pemerintah yang membayarnya,” kata Dr. Malcolm Roth, presiden American Society for Plastic Surgeons.

Sementara itu, Brazil, negara yang pemerintahnya menawarkan sejumlah potongan pajak untuk operasi kosmetik ternyata berada di urutan tengah dalam daftar.

“Secara budaya, orang Brazil tidak memiliki masalah dengan operasi plastik,” kata Roth. Jika ada, itu bisa terlihat sebagai simbol status.

Baca juga: Jelang Akhir Pandemi, Warga Korea Selatan ‘Berebut’ Jadwal Operasi Plastik

Pemenang operasi plastik per kapita adalah Korea Selatan. Trend Monitor memperkirakan satu dari lima wanita telah menjalaninya di Seoul.

Salah satu prosedur teratas adalah blepharoplasty, atau operasi kelopak mata ganda. Lebih dari 44.000 operasi serupa dilakukan pada tahun 2010.

“Di Asia, sangat umum bagi pasien untuk menginginkan mata yang bisa tampak lebih seperti orang Barat,” kata Roth.

“Jadi hal semacam itu tidak mengherankan banyak terjadi di Korea Selatan sana.”

Hasil-hasil ini mulai menjelaskan pengaruh globalisasi terhadap industri. Sudah banyak orang di negara di seluruh dunia yang menjalani bedah kosmetik.

“Karena orang-orang mulai membicarakannya secara terbuka, kami telah melihat selama beberapa dekade terakhir permintaan untuk bedah kosmetik meningkat,” kata Roth.

“Orang-orang menyadari bahwa ini lebih umum daripada yang kebanyakan orang pikirkan dan tidak perlu ada stigma di sekitarnya,” pungkasnya.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan