Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juni 20, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Mencari Kebahagiaan Hidup? Pindahlah ke Kota Besar

Dok. Life inc. Retirement Service

Topcareer.id – Menurut seorang ilmuwan, jika kamu ingin mencari kebahagiaan hidup, kamu harus pindah ke kota besar.

Kamu mungkin berpikir menghabiskan hari-hari bersantai di pantai dengan kekayaan yang melimpah adalah kunci kebahagiaan.

Namun Dr Jeanette Bicknell dari Universitas York di Toronto mengklaim bahwa kehidupan yang serba cepat di daerah yang ramai seperti London dan New York justru mendorong perasaan puas di antara penduduk.

Ini karena orang-orang sibuk merasa mereka memanfaatkan waktu mereka dengan lebih baik daripada mereka yang terlalu santai di daerah.

Akibatnya, mereka memiliki kepuasan dan kebahagiaan hidup yang lebih tinggi daripada rekan-rekan mereka yang tinggal di pedesaan.

Jadwal sibuk orang kota besar juga terpandang sebagai ‘lencana kehormatan’ oleh orang lain.

Dr Bicknell menulis di antara individu dalam suatu masyarakat, kesibukan atau perasaan sibuk tampaknya menjadi faktor penting dalam kesejahteraan.

Perasaan kesibukan, memiliki banyak hal yang harus dilakukan dan terlalu sedikit waktu untuk melakukannya sering dikaitkan dengan stres dan kecemasan.

Namun dalam banyak konteks menjadi ‘sibuk’ adalah lencana kehormatan. Orang tua yang sibuk dipandang mengabdikan diri untuk kesejahteraan anak-anak mereka.

Baca juga: Studi Sebutkan Hal Mengejutkan Soal Kunci Kebahagiaan

Untuk mendukung pendapatnya, Dr Bicknell, yang memperoleh gelar PhD dalam bidang filsafat di York University, Toronto, menunjuk sebuah penelitian yang mengamati laju kehidupan di kota-kota di 31 negara di seluruh dunia.

Di bawah pimpinan psikolog California State University Profesor Robert Levine, tim penelitian menemukan bahwa orang-orang di kota-kota besar bergerak lebih cepat daripada di daerah.

Pergerakan lebih cepat juga terbukti mengarah pada ekonomi yang lebih kuat, dan daerah perkotaan yang cepat biasanya memiliki ekonomi lebih kuat.

Psikolog kemudian mengatakan bahwa laju kehidupan kota ‘berhubungan secara signifikan’ dengan kesejahteraan psikologis, sosial, dan fisik penghuninya.

Tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi yang ada di kota-kota yang bergerak lebih cepat mungkin merupakan hasil dari ekonomi yang lebih kuat.

Tetapi penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa hubungan antara pendapatan dan kesejahteraan itu kompleks, tambahnya.

Sebuah studi terkenal dari ekonom University of Southern California Richard Easterlin menunjukkan bahwa uang hanya membawa kebahagiaan sampai titik tertentu.

Begitu orang memiliki cukup uang untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, memiliki lebih banyak tidak selalu terkait dengan kebahagiaan yang lebih tinggi.

Dr Bicknell menyarankan bahwa kebahagiaan malah terkait dengan kesibukan yang bisa menunjukkan bahwa mereka berprestasi.

Kehidupan yang sibuk membantu orang untuk merasa seperti orang tua yang lebih berbakti atau profesional yang sukses.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan