Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juni 13, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Belajar Online saat Pandemi, Ini Kekurangannya

Topcareer.id – Selama masa pandemi popularitas belajar online semakin meningkat. Pandemi COVID-19 telah memicu cara belajar baru.

Di seluruh dunia, institusi pendidikan mencari platform belajar online untuk melanjutkan proses mendidik siswa.

Saat ini, pembelajaran online secara digital telah muncul sebagai sumber daya yang sangat perlu bagi siswa dan sekolah di seluruh dunia.

Bagi banyak lembaga pendidikan, ini adalah cara pendidikan yang sama sekali baru yang harus mereka adopsi.

Belajar online saat ini tidak hanya berlaku untuk pembelajaran akademik tetapi juga merambah pembelajaran kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa.

Dalam setahun terakhir, permintaan untuk pembelajaran digital pun telah meningkat secara signifikan, dan akan terus demikian di masa depan.

Lalu, di luar semua hal positifnya, apa saja kekurangan dari belajar online?

Ketidakmampuan Untuk Fokus Pada Layar
Bagi banyak siswa, salah satu tantangan terbesar dari pembelajaran digital adalah perjuangan dengan fokus pada layar untuk waktu yang lama.

Dengan pembelajaran secara daring, peluang siswa untuk mudah teralihkan oleh media sosial atau kegiatan lain yang lebih dominan.

Oleh karena itu, sangat penting bagi guru untuk menjaga kelas online mereka tetap segar, menarik, dan interaktif.

Masalah Teknologi
Tantangan utama lain dari kelas online adalah konektivitas internet.

Internet telah berkembang pesat, namun di kota-kota kecil, koneksi yang konsisten dengan kecepatan yang layak adalah masalah.

Tanpa koneksi internet yang konsisten untuk siswa atau guru, dapat terjadi kurangnya kontinuitas dalam pembelajaran bagi anak.

Rasa Isolasi
Dalam kelas online, interaksi fisik antara siswa dan guru sangat minim. Hal ini sering mengakibatkan rasa isolasi bagi siswa.

Dalam situasi ini, sangat penting bagi sekolah untuk membentuk komunikasi lain antara siswa, teman sebaya, dan guru.

Ini dapat mencakup pesan online, email, dan konferensi video yang memungkinkan interaksi tatap muka dan mengurangi rasa terisolasi.

Baca juga: Orang Tua Wali Tetap Berhak Memilih Sekolah Tatap Muka atau Online

Pelatihan Guru
Pembelajaran model ini menuntut guru untuk memiliki pemahaman dasar tentang penggunaan bentuk pembelajaran digital.

Sangat sering guru memiliki pemahaman yang sangat minim tentang teknologi.

Terkadang, mereka bahkan tidak memiliki sumber daya dan alat yang perlu untuk menyelenggarakan kelas online.

Untuk mengatasi hal ini, penting bagi sekolah untuk berinvestasi dalam melatih guru dengan pembaruan teknologi terbaru.

Mengelola Waktu Layar
Banyak orang tua khawatir tentang bahaya kesehatan karena anak-anak mereka menghabiskan begitu banyak waktu menatap layar.

Peningkatan waktu menatap layar ini adalah salah satu kekhawatiran dan kerugian terbesar dari pembelajaran online.

Terkadang siswa juga mengalami postur tubuh yang buruk dan masalah fisik lainnya karena sering membungkuk di depan layar.

Solusi yang baik untuk ini adalah memberi siswa banyak istirahat dari layar untuk menyegarkan pikiran dan tubuh mereka.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan