Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juni 13, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Mau Rekomendasikan Teman untuk Pekerjaan? Pertimbangkan Ini dulu (Bagian 2)

Topcareer.id – Rekomendasikan teman dan koneksi! Hanya itu cara seorang kandidat bisa mendapatkan pekerjaan dari perusahaan impian.

Penting bagi kamu untuk memperluas jaringan, karena bisa saja kolega lama kamu merekomendasikan kamu untuk mengisi pekerjaan di perusahaan.

Atau mungkin bisa juga justru kamulah yang merekomendasikan teman dekat kamu untuk suatu pekerjaan tertentu.

Perusahaan atau organisasi saat ini hampir semuanya lebih menyukai referensi dari orang dalam karena dianggap lebih memenuhi syarat.

Namun, ketika merekomendasikan seseorang, jangan sampai membabi buta atau asal saja merujuk teman untuk bekerja di perusahaan.

Sebelum merekomendasikan teman untuk bergabung di perusahaan, berikut ini 10 hal yang harus kamu tanyakan pada diri sendiri terlebih dahulu.

Bagian kedua dari artikel:

6) Bagaimana rekomendasi pekerjaan ini memengaruhi kredibilitasmu di tempat kerja?
Kamu tentu ingin menjaga reputasi profesional tentang kerja keras, kejujuran, kekuatan, dan kepercayaan diri.

Ini berlaku untuk mereka yang kamu rekomendasikan juga. Mereka juga harus memiliki kredibilitas tinggi.

7) Bagaimana rekomendasi pekerjaan ini akan mempengaruhi persahabatan kamu?
Perhatikan persahabatan kamu apakah persahabatan itu dapat menangani pasang surut yang dapat dibawa oleh rekan kerja atau tidak.

Begitu kamu menjadi rekan kerjanya, apakah mungkin akan ternoda di wilayah politik kantor dan persaingan tidak sadar.

8) Apakah kamu pernah mereferensikan teman lain untuk bekerja di perusahaan ini?
Banyak perusahaan menawarkan insentif pekerjaan kepada karyawan yang bisa merujuk talenta terbaik.

Namun, kamu tidak boleh menyalahgunakan keuntungan dengan merujuk semua orang dari teman kamu.

Kelemahan dari program referral adalah terkadang karyawan hanya menginginkan uang bonus dan mereferensikan pekerjaan untuk siapa saja, entah memenuhi syarat atau tidak.

Baca juga: Benci dengan Pekerjaan kamu dan Belum Memiliki Tujuan Lain? Ini Solusinya

9) Jika diperlukan, dapatkah kamu melihat diri kamu bekerja sama langsung dengan orang yang kamu rekomendasikan ini?
Mungkin mudah merujuk teman ke peran di departemen berbeda, tetapi dengan restrukturisasi perusahaan, sangat mungkin kamu bekerja sama dengan temanmu.

Jika sedikit merasa ngeri pada kemungkinan melihat bekerja dengan teman kamu, pikirkan dua kali untuk merujuk pekerjaan bagi mereka.

10) Apa yang akan terjadi pada persahabatan jika tidak berhasil?
Ini adalah pukulan berat bagi seorang kandidat untuk merasa awalnya seperti mereka memiliki jalur dalam pekerjaan namun akhirnya ditolak oleh manajer perekrutan.

Penting untuk mengetahui bagaimana persahabatan akan berjalan terlepas dari hasil pekerjaan adalah aspek penting untuk dipertimbangkan.

Ingat, hanya karena kamu mereferensikan seorang teman tidak menjamin perusahaan akan serta merta menerima tawaran.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan