Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juni 12, 2021
redaksi@topcareer.id
SekolahTren

Kata Dokter Anak, Ini 8 Tips Aman ke Sekolah di Masa Pandemi (Bagian 2)

sekolah tatap muka di masa pandemiSekolah di Denmark. (dok. gulfnews)

Topcareer.id – Jelang pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Juli 2021, ada orangtua yang menyambutnya dengan gembira, namun di sisi lain juga menjadi kekhawatiran. Apalagi mengingat, risiko penularan Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi pada masa pandemi ini.

“Menurut hasil penelitian, risiko penularan Covid-19 di kalangan anak-anak lebih rendah dibanding orang dewasa. Walau demikian, risiko itu tetap ada sehingga kita harus senantiasa waspada,” tulis dr. Ria Yoanita, Dokter Spesialis Anak Primaya Evasari Hospital dalam resmi RS Primaya Evasari, dikutip Senin (7/6/2021).

Ia lantas memberikan beberapa tips agar anak aman ke sekolah di masa pandemi.

5. Membuang Sampah pada Tempatnya

Tanpa pandemi pun anak-anak harus membuang sampah pada tempatnya. Situasi pandemi membuat ajaran buang sampah dengan benar ini kian mendesak untuk diterapkan. Khususnya sampah medis yang masih berisiko menimbulkan penyebaran virus, seperti masker.

“Ajari anak cara mengenakan masker yang benar dan ingatkan untuk merusak masker dulu sebelum membuangnya agar tidak digunakan ulang.”

6. Etika Batuk dan Bersin

Virus corona penyebab Covid-19 menyebar lewat droplet atau percikan yang berasal dari bersin atau batuk. Karena itu, WHO memperingatkan agar semua orang menerapkan etika batuk dan bersin, yakni:

Baca juga: Buruan Daftar, Pendaftaran Kartu Prakerja Dibuka Lagi

Tidak melepas masker saat bersin atau batuk karena masker dapat menahan percikan.
Segera buang masker dan ganti dengan yang baru bila sudah basah.
Tidak menyentuh wajah saat bersin atau batuk. Gunakan tisu atau lengan baju bagian dalam untuk menutupi hidung dan mulut.
Cuci tangan dengan air bersih dan sabun atau hand sanitizer setelah bersin atau batuk.

7. Memilih Transportasi untuk Pergi ke Sekolah di Masa Pandemi Covid-19

Surat keputusan bersama empat menteri tentang pembukaan kembali sekolah di masa pandemi Covid-19 tidak menyarankan penggunaan transportasi umum bagi siswa untuk pergi dan pulang dari sekolah. Sebab, risiko penularan lebih besar di sarana publik.

Sebaiknya antar dan jemput anak dengan kendaraan pribadi bila memungkinkan. Jika tidak, sekolah dapat berkoordinasi dengan dinas perhubungan di daerahnya untuk menyediakan sarana transportasi khusus siswa sekolah, tidak bercampur dengan masyarakat umum.

8. Tidak Menyentuh Wajah, Mata, Hidung dan Mulut

Droplet yang mengandung virus corona dapat memasuki tubuh manusia lewat tiga bagian yang berongga di wajah, yaitu mata, hidung, dan mulut. Masker dapat menjadi pelindung bagi hidung atau mulut selama dikenakan dengan cara benar. Sedangkan mata lebih rentan terpapar bila tak ada pelindung seperti kacamata atau tameng wajah (face shield).

“Sayangnya, anak sering tak sadar menyentuh wajahnya, apalagi ketika bermain dengan teman-temannya. Bahkan tak sedikit yang suka memasukkan jari ke mulut, terutama anak usia taman kanak-kanak,” kata dr. Ria.

Karena itu, orang tua mesti tidak putus mengingatkan buah hatinya agar senantiasa mengenakan masker di sekolah. Ingatkan pula supaya tidak menyentuh wajahnya dengan alasan apa pun. Bila hendak menyentuh wajah, cuci tangan dulu dengan sabun.

Tinggalkan Balasan