Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juni 20, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Olahraga Pakai Masker? Jangan Memaksakan Diri

Ilustrasi yoga. Dok/Fashion Gone Rogue

Topcareer,id – Dengan peraturan protokol kesehatan (prokes) yang ketat telah memaksa orang untuk memakai masker bahkan saat berolahraga di dalam ruangan.

Kelas seperti spin, zumba, dan yoga masih terus menawarkan kelasnya dengan aturan bagaimana sesi akan berjalan sesuai aturan prokes.

Aturan prokes yang memaksa orang tetap mengenakan masker mendorong para ahli kebugaran mengatakan orang tidak boleh memaksakan diri terlalu keras.

Peserta harus mempertimbangkan riwayat medis pribadi mereka, pengalaman dan keakraban mereka dengan jenis olahraga, serta gejala yang terasa selama kelas untuk memutuskan apakah itu terlalu intens bagi mereka.

Zumba biasanya latihan intensitas tinggi tetap aman dengan masker, asalkan peserta tidak memiliki kondisi medis mendasar yang meningkatkan risiko.

Latihan dengan perhatian

Orang dengan kondisi mendasar yang mempengaruhi jantung dan paru-paru harus sangat berhati-hati saat melakukan latihan yang intens dengan menggunakan masker.

Kondisi ini termasuk asma, masalah irama jantung atau penyakit jantung iskemik. Mereka yang memiliki penyakit panas atau cedera sebelumnya juga harus lebih berhati-hati.

Masker akan meningkatkan kerja pernapasan dan meningkatkan ketidaknyamanan serta kesulitan mencapai detak jantung puncak atau intensitas latihan.

Beberapa potensi bahaya melakukan olahraga intens dengan masker termasuk sesak napas dan pusing, mungkin memicu episode asma.

Baca juga: 3 Cara Pintar Daur Ulang Masker Wajah Sekali Pakai

Para ahli juga mempertanyakan efektivitas penutup wajah saat menjadi lembap akibat berolahraga.

Menggunakan penutup wajah selama kelas yoga, misalnya, mungkin keringat yang menyebabkannya menjadi basah dan berpotensi menjadikannya tidak efektif.

Dengan keringat pada penutup wajah, efektivitas penghalang berkurang dan menjadi kurang efektif dalam mengurangi risiko penularan.

Untuk olahraga dengan intensitas tinggi, setelah beberapa saat, indikasi penggunaan masker menjadi tidak berguna.

Istirahat bila perlu

Pada satu kelas spin luar ruangan, peserta diberi beberapa kali istirahat selama sesi 45 menit.

Banyak dari mereka menurunkan penutup wajah mereka untuk minum air selama istirahat itu.

Mereka umumnya tampak mampu mengatasi intensitas kelas. Namun, salah satu peserta terlihat dengan masker di bawah hidungnya beberapa kali.

Instruktur juga terlihat mengenakan maskernya seperti ini di waktu-waktu tertentu.

Para instruktur mengatakan jika sangat sangat intens, duduk saja, bernapas dulu. Jangan memaksakan diri terlalu keras.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan