Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 24, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Di AS, Turis Boleh tak Kenakan Masker

Sumber foto: dw.com

Topcareer.id – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka tidak lagi mengharuskan pelancong untuk memakai masker.

Mereka boleh tidak memakai masker di hub transit outdoor dan di bagian outdoor kapal feri, bus, dan troli bus.

Alasan pembebasan masker karena risiko penularan virus corona jauh lebih rendah di luar ruangan.

Perubahan itu adalah yang pertama dalam kebijakan masker transit CDC yang diumumkan pada Januari 2021.

Dan terjadi setelah peninjauan panjang oleh badan regulasi Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih.

CDC mengatakan mereka membuat perubahan karena risiko penularan yang lebih rendah di luar ruangan.

Menurut mereka, pemakaian masih perlu di dalam ruangan pada semua bentuk transportasi terlepas dari status vaksinasi.

Perubahan ini berarti orang dapat melepasnya di luar ruangan sambil menunggu kereta api, atau di halaman luar bandara.

Perubahan itu terjadi setelah pemerintahan Biden mengadakan diskusi ekstensif dengan serikat pekerja transit dan kelompok lain.

Baca juga: Negara-Negara yang Mulai Longgarkan Prokes, Termasuk Lepas Masker

Pemerintah sedang mempertimbangkan perubahan sederhana lainnya pada kebijakan transit dalam ruangan.

Termasuk kemungkinan mengizinkan pekerja maskapai yang sudah vaksin untuk melepas masker mereka di kamar yang tidak dapat diakses oleh publik.

CDC pada bulan Mei mengatakan orang yang telah vaksin sepenuhnya tidak perlu memakai penutup wajah di luar ruangan.

Dan mereka juga dapat menghindari untuk memakai penutup wajah di dalam ruangan di sebagian besar tempat.

Pada bulan April, pemerintah Biden memperpanjang persyaratan masker wajah di semua jaringan transportasi AS hingga 13 September 2021.

Administrasi Penerbangan Federal mengatakan pihaknya telah menerima sekitar 2.900 laporan tentang perilaku nakal oleh penumpang sejak 1 Januari.

Termasuk sekitar 2.200 laporan penumpang yang menolak untuk mematuhi mandat penutup wajah federal.

Mandat masker CDC yang terbit pada Januari mewajibkan penutup wajah di hampir semua moda transportasi, termasuk di kendaraan berbagi tumpangan.

Banyak negara bagian A.S. telah sepenuhnya membatalkan persyaratan penutup wajah dan transit adalah satu-satunya tempat di mana penggunaan penutup wajah itu wajib.

Presiden Joe Biden memberlakukan mandat masker transit setelah pendahulunya, Donald Trump, menolak rekomendasi CDC untuk melakukannya.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan