Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Agustus 5, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

5 Cara WFH Efektif Agar Terhindar dari Lembur

Stres

Topcareer.id – Apakah kamu seorang freelancer atau sedang menjalani Working From Home (WFH)? Ini bisa menjadi tantangan tersendiri.

Tantangan WFH adalah bagaimana kamu tetap fokus dan produktif serta bagaimana menjaga kehidupan kerja agar terpisah dari kehidupan pribadi.

Manfaat yang jelas bagi pekerja dari WFH adalah fleksibilitas, otonomi, dan kenyamanan bekerja di ruang kamu sendiri.

Sebuah studi Universitas Stanford menemukan bahwa produktivitas karyawan yang WFH 13% lebih tinggi daripada rekan kerja mereka yang terikat kantor.

Nah, berikut ini lima cara WFH agar efektif dan terhindar dari lembur.

  • Pertahankan jadwal yang teratur
    Menetapkan jadwal tidak hanya memberikan struktur pada hari itu, tetapi juga membantu kamu tetap termotivasi saat WFH.

Mulailah hari seperti yang kamu lakukan jika bekerja di kantor yakni bangun pagi, berpakaian, dan hindari gangguan online.

Buat jadwal dan patuhi itu. Pastikan kamu memberi diri untuk memiliki waktu henti atau rehat.

  • Tetapkan batasan yang jelas
    Saat kamu WFH, mudah untuk membiarkan kehidupan kerja kamu kabur ke dalam kehidupan rumah.

Itulah mengapa penting untuk menjaga keduanya tetap berbeda. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menyisihkan ruang terpisah di rumah.

Jadwalkan waktu kamu dengan keluarga dan untuk diri kamu sendiri. Letakkan itu di kalender harian seserius pekerjaan kamu.

Dan jangan khawatir tentang berhenti untuk hari itu jika sudah jam pulang kerja dan kamu sedang mengerjakan proyek.

  • Beristirahatlah secara teratur
    Mungkin kamu tergoda untuk bekerja keras, terutama jika kamu mencoba membuktikan bahwa kamu produktif di rumah.

Tetapi sangat penting untuk “mengambil ‘rehat otak’ secara teratur.

Para peneliti di sebuah perusahaan media sosial baru-baru ini melacak kebiasaan karyawan mereka yang paling produktif.

Mereka menemukan bahwa pekerja terbaik biasanya bekerja dengan sungguh-sungguh selama sekitar 52 menit dan kemudian beristirahat selama 17 menit.

Istirahat restoratif ini tidak perlu mengambil bentuk tertentu. Ini bisa sesederhana menatap ke luar jendela atau membaca koran.

Baca juga: Produktivitas Karyawan Turun Saat WFH? Bisa Juga Kesalahan Perusahaan Lho!

  • Tetap terhubung
    Isolasi yang berkepanjangan dapat menyebabkan melemahnya produktivitas dan motivasi.

Buat penjadwalan ngopi bareng teman, kolega, dan klien. Gunakan situs jaringan online untuk menjaga koneksi dengan kontak yang jauh.

Karena visibilitas dapat menjadi faktor penting dalam menentukan karier di kantor, laporkan sesering mungkin apa yang kamu kerjakan kepada atasan.

Tetap terhubung dengan orang lain sangat penting tidak hanya untuk karier, tetapi juga untuk kesejahteraan psikologis.

  • Rayakan keberhasilan
    Saat WFH, tetap termotivasi bisa jadi sulit, terutama ketika banyak gangguan seperti notifikasi media sosial, tumpukan cucian, lemari berantakan, dll.

Salah satu cara cerdas untuk mempertahankan momentum adalah dengan meluangkan sejenak untuk mengakui apa yang telah kamu capai hari itu.

Pengingat harian tentang apa yang dapat kamu selesaikan akan membantu menciptakan siklus kerja yang efektif.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan