Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 24, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Wow! Transfer Bitcoin ke El Salvador Melonjak Empat Kali Lipat

Montreal, Canada - 28 February 2018: Stacked cryptocurrency coins (Bitcoin, Ethereum, Litecoins)

Topcareer.id – Transfer bitcoin ke El Salvador melonjak empat kali lipat pada Mei tahun ini dibandingkan tahun lalu.

Tetapi masih mewakili jumlah yang kecil jika dibandingkan dengan pengiriman uang yang dikirim dalam dolar.

Negara Amerika Tengah ini baru saja menjadi negara pertama di dunia yang mengadopsi bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

Presiden Nayib Bukele menggembar-gemborkan potensi cryptocurrency sebagai mata uang pengiriman uang untuk orang Salvador di luar negeri.

Transfer bitcoin bulanan di bawah USD 1.000, proksi untuk uang yang dikirim ke negara itu dari orang-orang Salvador yang bekerja di luar negeri berjumlah USD 1,7 juta pada Mei 2021 dibandingkan dengan USD 424.000 tahun 2020 lalu, peneliti crypto AS Chainalysis menemukan data ini.

Transfer tersebut mencapai puncak USD 2,5 juta pada bulan Maret 2021 , meskipun perbandingan dengan tahun sebelumnya tidak tersedia.

El Salvador sangat bergantung pada pengiriman uang. Pada 2019 saja transfer menggunakan uang tradisional mencapai hampir USD 6 miliar.

Angka tersebut sekitar seperlima dari PDB negara El Salvador, salah satu rasio tertinggi di dunia menurut Bank Dunia.

Baca juga: El Salvador Jadi Negara Pertama Yang Jadikan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Sah

Peningkatan tajam dalam transfer bitcoin mencerminkan tren di seluruh Amerika Tengah, data menunjukkan penggunaan kripto di El Salvador.

Namun penggunaan menitnya versus pengiriman uang tradisional menunjukkan bahwa cryptocurrency masih merupakan alat khusus untuk orang Salvador.

Chainalysis, kini terus melacak aliran kripto untuk perusahaan keuangan dan penegak hukum AS.

Mereka mengumpulkan data geografis El Salvador dengan menganalisis lalu lintas web dan pola perdagangan negara itu.

Perusahaan tetap menjalani penelitiannya meskipun lokasi transaksi dapat dikaburkan oleh jaringan pribadi virtual (VPN).**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan