Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juni 20, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Ini Negara Pertama yang Jadikan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Sah

El Savador setujui Bitcoin jadi alat pembayaran yang sah.Dok/Pool.com

Topcareer.id – Bitcoin saat ini memang menjadi mata uang digital yang tengah populer, termasuk bagi mereka yang bahkan baru mengenal investasi pasar kripto. Bahkan, salah satu negara telah mengadopsi bitcoin ini sebagai alat pembayaran yang sah.

Ya. El Savador adalah negara pertama yang menyetujui kebijakan tersebut. Anggota parlemen di Kongres negara Amerika Tengah memilih oleh “mayoritas super” yang mendukung UU Bitcoin, 62 menerima dari 84 suara legislatif.

Harga bitcoin naik 5% menjadi $34.239,17 tak lama setelah pemungutan suara. Presiden Nayib Bukele mengirim undang-undang tersebut ke Kongres negara itu untuk pemungutan suara.

“Tujuan dari undang-undang ini adalah untuk mengatur bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah dengan kekuatan yang membebaskan, tidak terbatas dalam transaksi apa pun, dan untuk setiap jabatan yang dilakukan oleh orang atau badan hukum publik atau swasta,” bunyi undang-undang tersebut.

Harga sekarang dapat ditampilkan dalam bitcoin, kontribusi pajak dapat dibayar dengan mata uang digital, dan pertukaran dalam bitcoin tidak akan dikenakan pajak capital gain.

Bitcoin dikenal dengan perubahan harga yang liar yang telah mendorong kritik untuk menyarankan bahwa itu tidak cocok untuk menjadi mata uang yang efektif. Masih belum jelas bagaimana El Salvador pada akhirnya akan meluncurkan bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

Nilai tukar dengan dolar AS “akan ditentukan secara bebas oleh pasar,” menurut undang-undang yang diusulkan. Mata uang resmi El Salvador saat ini adalah dolar AS.

Baca juga: Presiden Minta Sekolah Tatap Muka Maksimal 2 Kali Seminggu

Undang-undang tersebut juga mengatakan bahwa negara akan “mempromosikan pelatihan dan mekanisme yang diperlukan sehingga penduduk dapat mengakses transaksi bitcoin.”

Dikutip dari CNBC, sekitar 70% El Salvador tidak memiliki akses ke layanan keuangan tradisional, menurut Hukum Bitcoin. Cryptocurrency dipandang sebagai cara untuk meningkatkan inklusi keuangan.

Langkah Bukele untuk mengajukan undang-undang tersebut ke Kongres terjadi setelah dia mengumumkan pekan lalu bahwa El Salvador telah menjalin kemitraan dengan perusahaan dompet digital Strike, untuk membangun infrastruktur keuangan modern di negara itu menggunakan teknologi bitcoin.

Pada bulan April, bitcoin mencapai rekor tertinggi USD64.829,14, tetapi sejak itu turun hampir setengahnya, menurut data CoinDesk. Itu masih naik lebih dari 230% selama 12 bulan terakhir.

Kenaikan itu telah dikaitkan dengan sejumlah faktor termasuk meningkatnya minat dari investor institusional dan perusahaan besar seperti Tesla dan Square untuk membeli bitcoin.

Tinggalkan Balasan