Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 24, 2021
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Harap-Harap Cemas, Ini Tanda Kamu Tidak akan Dipromosikan

Topcareer.id – Awal tahun biasanya waktu yang tepat untuk melamar kerja juga promosi jabatan. Apakah teman-teman kantor seangkatan banyak yang dipromosikan, sementara kamu masih di posisi yang sama sampai sekarang? Kompetisi semakin ketat saja, ya?

Pelatih penjualan eksekutif dan pembicara TEDx yang populer, John Livesay mengatakan banyak karyawan yang setia, berbakat, dan pekerja keras terjebak dalam kesetaraan korporat dari zona pertemanan.

“Kamu sudah melakukan segalanya dengan benar, tetapi sepertinya kamu tidak bisa pergi ke mana pun. Dalam hal ini, promosi,” kata Livesay dalam laman Fortune. Ia lantas berikan tiga tanda peringatan utama bahwa kamu sepertinya tak akan dipromosikan.

1. Kamu tidak diundang rapat di mana keputusan penting dibuat

“Jika kamu bertanya mengapa tidak, biasanya ada beberapa alasan seperti, ‘Oh, itu rapat dadakan dan kami tidak ingin mengganggumu’,” kata Livesay.

Livesay mengatakan, sembilan puluh sembilan persen itu hanya omong kosong. Yang benar adalah, masukanmu tidak dianggap penting.

2. Kenaikan gaji sangat kecil

“Hampir tidak ada yang mendapat kenaikan pendapatan yang besar sekarang, tetapi biasanya ada kisaran dari 1% hingga 3% atau bahkan 4%. Jika kenaikan pendapatanmu 2019 sebesar 1%, dan bonus kecil atau tidak ada, kamu pasti berada di zona teman,” catat Livesay.

Baca juga: Mau Rasakan Kepuasan Kerja? Coba Lakukan 6 Kebiasaan Ini (Bagian 1)

Saat ini, kehilangan satu promosi yang diidamkan tidak selalu memberi sinyal apa pun tentang prospek jangka panjang. Kecuali, peran yang kamu inginkan diberikan kepada seseorang yang dipekerjakan dari luar, dan kamu ditugaskan untuk melatihnya tentang cara melakukan pekerjaan itu.

“Saya melihat ini di perusahaan sepanjang waktu. Itu artinya, bukan saja kamu tidak dipromosikan saat ini, tetapi kamu dipandang sebagai lebah pekerja yang hebat, bukan sebagai pemimpin potensial.”

3. Ide-idemu tidak ditanggapi dengan serius

Livesay menyampaikan, berhati-hatilah ketika orang mengatakan idemu menarik dan kemudian mereka segera melupakannya. Lebih buruk lagi, pernahkah rekan kerja mengambil pemikiran dan saranmu, membumbui dengan versi mereka, dan kemudian mengklaim idemu sebagai milik mereka?

“Ini mungkin terjadi sekali dua kali tanpa berarti. Namun, jika kamu melihat sebuah pola, kamu mungkin memiliki cap FZ (friend zone) yang jelas di dahimu.”

Langkah pertama keluar dari zona teman adalah lakukan percakapan dengan bos tentang bagaimana dia melihat masa depanmu. Jangan berkutat pada kekecewaan karena tidak dipromosikan kali ini, tetapi berfokuslah pada keterampilan apa yang diperlukan di tingkat selanjutnya yang mungkin belum dikembangkan.

Mintalah penilaian jujur tentang pengalaman dan pelatihan tambahan apa yang mungkin kamu butuhkan, dan saran tentang cara mulai mendapatkannya. “Jika mencari pekerjaan baru di tempat lain adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan keterampilan baru, sekarang saatnya untuk pergi,” kata Livesay.**(RW)

Tinggalkan Balasan